Wednesday, 22 July 2026
BREAKING
HIBURAN

Java Jazz 2026: Wave to Earth, Slank, dan Bintang Internasional Gebrak PIK 2

Oleh Wibowo July 21, 2026 13 hours lalu 0 komentar

myBCA International Java Jazz Festival (JJF) 2026 dipastikan akan kembali mengguncang Jakarta dengan kehadiran musisi kelas dunia dan talenta lokal ternama. Festival musik bergengsi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari 29 hingga 31 Mei 2026, dan akan berlokasi di tempat baru yang lebih megah, Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Para pencinta musik akan dimanjakan dengan penampilan bintang internasional seperti Jon Batiste, Daniel Caesar, dan Ella Mai. Tak ketinggalan, grup indie asal Korea Selatan, Wave to Earth, juga dipastikan akan hadir. Festival ini tidak hanya menghadirkan musisi mancanegara, tetapi juga merangkul talenta terbaik Indonesia.

Musisi lokal yang siap memeriahkan panggung Java Jazz 2026 antara lain Maliq & D’Essentials dengan nuansa pop-jazz mereka, Yura Yunita yang memukau dengan vokal kuatnya, Mahalini yang karya-karyanya selalu populer, serta legenda rock Indonesia, Slank. Kehadiran mereka menegaskan komitmen penyelenggara untuk memadukan musisi lintas generasi dan genre.

Transformasi Java Jazz menjadi platform gaya hidup modern terlihat jelas dari evolusi identitas musiknya. Berawal dari festival jazz murni, kini JJF merangkul berbagai genre musik populer, menjadikannya ajang yang dinanti oleh masyarakat luas. Kombinasi antara musisi legendaris dan talenta baru menjadi daya tarik utama yang konsisten dihadirkan setiap tahun.

Pemilihan lokasi baru di NICE PIK 2 menandai babak baru yang lebih megah bagi Java Jazz Festival. Penyelenggara, Java Festival Production, meyakini bahwa venue yang lebih luas dan modern ini akan menghadirkan standar festival musik kelas dunia, meningkatkan kenyamanan penonton. Festival ini akan menghadirkan 10 panggung dengan tema berbeda, menyajikan variasi genre dari jazz klasik, soul, R&B, hingga musik kontemporer.

Selain suguhan musik, Java Jazz 2026 juga akan diperkaya dengan elemen seni rupa. Penyelenggara menggandeng seniman lokal untuk menghadirkan instalasi seni yang imersif. “Selama lebih dari dua dekade, kami terus tumbuh bersama para mitra dan penikmat musik. Memasuki tahun ke-21 ini, kami sedang membuka lembaran baru dengan semangat yang jauh lebih segar,” ujar Dewi Gontha, Direktur Utama PT Java Festival Production.

Strategi penyelenggara tahun ini meliputi penjangkauan generasi muda melalui tren gaya hidup, pemanfaatan lokasi baru di PIK 2 yang menjadi pusat keramaian, penyediaan aktivitas interaktif melalui kolaborasi, serta pembangunan atmosfer festival yang relevan dengan budaya pop terkini. Keterlibatan MLDSPOT sebagai mitra strategis juga akan menghadirkan berbagai aktivasi kreatif.

Nathaniel Widhiyanto Utomo, perwakilan MLDSPOT, mengungkapkan bahwa dukungan penuh mereka didasari oleh kedekatan acara ini dengan target audiens yang mencintai musik dan budaya modern. Dengan fasilitas yang lebih luas dan modern di PIK 2, pengalaman menikmati musik kelas internasional dipastikan akan memberikan kesan mendalam bagi setiap pengunjung.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait