Daftar 10 Negara Paling Damai 2026: Tetangga RI Singapura Rajai Asia Tenggara

Heni Maulidya

Jakarta, CNN Indonesia — Memilih destinasi liburan tak hanya soal keindahan alam atau kekayaan kuliner. Rasa aman, stabilitas politik, dan suasana yang tenang menjadi pertimbangan krusial bagi banyak wisatawan. Setiap tahun, laporan Global Peace Index (GPI) yang dirilis oleh Institute for Economics and Peace (IEP) memberikan gambaran mengenai tingkat kedamaian di seluruh dunia. Pada tahun 2026, indeks yang mencakup 163 negara ini kembali menyoroti negara-negara dengan tingkat keamanan tinggi dan angka kriminalitas yang relatif rendah.

Dalam daftar terbaru GPI 2026, Islandia kembali mengukuhkan posisinya sebagai negara paling damai di dunia. Prestasi ini bukanlah hal baru bagi negara kepulauan di Atlantik Utara tersebut, yang secara konsisten menduduki peringkat teratas selama 19 tahun berturut-turut. Stabilitas yang luar biasa ini menjadikan Islandia sebagai tolok ukur kedamaian global.

Laporan Global Peace Index 2026 menyoroti berbagai faktor yang berkontribusi terhadap kedamaian suatu negara, mulai dari tingkat kriminalitas, konflik internal dan eksternal, stabilitas politik, hingga militerisasi. Faktor-faktor ini dianalisis melalui 23 indikator yang komprehensif.

Berdasarkan laporan tersebut, berikut adalah sepuluh negara yang dinilai paling damai di dunia pada tahun 2026:

Islandia, untuk kesekian kalinya, memimpin daftar negara paling damai. Tingkat kriminalitas yang sangat minim, tidak adanya angkatan bersenjata tetap, serta lokasinya yang terisolasi dari pusat-pusat konflik besar global, menjadi kunci stabilitasnya. Negara ini menawarkan rasa aman yang tak tertandingi bagi penduduk dan pengunjungnya.

Melompat satu anak tangga ke posisi kedua, Selandia Baru membuktikan reputasinya sebagai negara yang aman dan tenteram. Tingkat kejahatan kekerasan yang rendah dan sistem pemerintahan yang transparan menjadi pilar utama kedamaiannya. Jauh dari gejolak politik global, Selandia Baru menawarkan lingkungan yang sangat stabil.

Swiss, meski sedikit bergeser ke peringkat ketiga, tetap kokoh di jajaran teratas. Netralitasnya yang terkenal, pendapatan per kapita yang tinggi, dan angka kriminalitas yang rendah telah lama menjadikannya sinonim dengan kedamaian. Stabilitas ekonomi dan sosial negara ini terus terjaga dengan baik.

Slovenia menunjukkan peningkatan signifikan dengan naik dua peringkat ke posisi keempat. Negara Eropa Timur yang merdeka pada tahun 1991 ini kini diakui sebagai salah satu negara teraman di benua biru. Tingkat kriminalitas yang rendah dan risiko terorisme yang hampir nihil menjadikannya destinasi yang sangat menarik.

Irlandia, yang memiliki sejarah konflik di masa lalu, kini berhasil masuk dalam lima besar negara paling damai. Tata kelola pemerintahan yang efektif, tingkat militerisasi yang rendah, dan stabilitas ekonomi yang semakin membaik menjadi bukti transformasi positif negara ini.

Austria mempertahankan posisinya dengan baik di peringkat keenam. Hubungan diplomatik yang harmonis dengan negara-negara tetangga dan lingkungan bisnis yang stabil berkontribusi pada ketenangan negara ini. Meskipun belanja militer di Eropa meningkat, Austria tetap menjaga statusnya sebagai negara yang aman.

Portugal terus mengukuhkan posisinya sebagai destinasi yang aman dan nyaman, naik ke peringkat ketujuh. Dibandingkan tahun 2014 di mana Portugal berada di peringkat ke-18, lonjakan ini sangat mengesankan. Pemulihan ekonomi yang kuat dan tingkat kriminalitas yang terus menurun menjadi faktor utama.

Singapura, satu-satunya negara kota dalam daftar ini, menempati peringkat kedelapan. Sebagai negara tetangga terdekat Indonesia, Singapura dikenal dengan tingkat kriminalitas yang sangat rendah dan stabilitas politik yang tak tergoyahkan. Minimnya konflik internal menjadikan Singapura sebagai salah satu negara paling damai di Asia.

Finlandia menduduki peringkat kesembilan, didukung oleh tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi dan tata kelola pemerintahan yang sangat baik. Sistem kesejahteraan sosial yang kuat juga berperan penting dalam menjaga stabilitas dan kedamaian di negara ini.

Menariknya, Jepang berhasil menembus sepuluh besar negara paling damai di dunia, menduduki peringkat kesepuluh. Kenaikan tiga peringkat ini menempatkan Asia kembali di peta negara-negara paling damai. Tingkat kriminalitas yang rendah, minimnya konflik domestik, dan institusi yang kuat menjadi modal utama Jepang.

Global Peace Index 2026 ini memberikan gambaran menarik bagi para pelancong yang memprioritaskan keamanan dan ketenangan dalam rencana perjalanan mereka. Selain itu, daftar ini juga menjadi refleksi bagi negara-negara lain untuk terus berupaya meningkatkan stabilitas dan mengurangi potensi konflik demi kesejahteraan warganya. Perlu dicatat bahwa data ini dirilis pada pertengahan tahun 2026, mencerminkan kondisi terkini pada periode tersebut.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All