PT Astra International Tbk (ASII) berhasil mendapatkan persetujuan dari para pemegang sahamnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Kamis, 20 Juni 2024. Keputusan penting ini memberikan lampu hijau bagi perusahaan untuk melaksanakan program pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp8 triliun. Selain itu, RUPSLB juga menyetujui program kepemilikan saham oleh manajemen dan karyawan.
Langkah strategis buyback ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas bagi Astra International dalam mengelola struktur permodalan perusahaan. Dana yang dialokasikan untuk pembelian kembali saham ini merupakan salah satu agenda utama yang dibahas dan diputuskan dalam RUPSLB tersebut. Selain itu, persetujuan untuk program saham manajemen dan karyawan menunjukkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi para pelaku kunci di dalamnya.
Direktur Astra International, Santosa, menjelaskan bahwa persetujuan ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk terus menciptakan nilai bagi para pemegang saham. “Kami optimis bahwa langkah ini akan memberikan dampak positif bagi kinerja dan prospek Astra ke depan,” ujar Santosa dalam keterangan resminya. Program buyback ini akan dilaksanakan dalam jangka waktu maksimal 18 bulan terhitung sejak tanggal keputusan RUPSLB.
Lebih lanjut, Santosa menekankan bahwa program kepemilikan saham oleh manajemen dan karyawan dirancang untuk menyelaraskan kepentingan mereka dengan kepentingan pemegang saham secara keseluruhan. Hal ini diharapkan dapat mendorong kinerja yang lebih baik dan pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Rincian pelaksanaan program-program ini akan diinformasikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
RUPSLB yang diselenggarakan di kantor pusat Astra International ini juga membahas dan menyetujui beberapa agenda lain yang bersifat strategis untuk mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan di tengah dinamika pasar yang terus berubah. Keputusan yang diambil dalam RUPSLB ini mencerminkan upaya Astra International untuk terus bertumbuh dan memberikan imbal hasil yang optimal bagi seluruh pemegang sahamnya.
