Saturday, 18 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Mengungkap Kebiasaan Pemicu Dengkur yang Mengganggu Kualitas Tidur

Oleh Muzairi M July 17, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Dengkuran saat tidur, yang kerap dianggap remeh, ternyata berakar pada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa berdampak signifikan pada kualitas istirahat dan kesehatan secara keseluruhan. Memahami pemicu ini menjadi langkah awal untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak dan berkualitas.

Salah satu kebiasaan yang paling umum memicu dengkuran adalah posisi tidur tengkurap. Posisi ini dapat menyebabkan lidah jatuh ke belakang, menyumbat saluran napas. Para ahli menyarankan untuk mengubah posisi tidur menjadi menyamping guna menjaga saluran napas tetap terbuka.

Selain itu, berat badan berlebih juga menjadi faktor krusial. Lemak yang menumpuk di area leher dapat menekan saluran udara, sehingga memicu timbulnya dengkuran. Studi menunjukkan bahwa penurunan berat badan, bahkan dalam jumlah kecil, dapat memberikan perbedaan yang berarti.

Konsumsi alkohol sebelum tidur juga tidak lepas dari peranannya. Alkohol dapat merelaksasi otot tenggorokan secara berlebihan, yang kemudian menyebabkan penyempitan saluran napas dan berujung pada dengkuran. Disarankan untuk membatasi atau menghindari alkohol, terutama beberapa jam sebelum waktu tidur.

Kebiasaan merokok juga turut berkontribusi. Asap rokok dapat mengiritasi dan meradang selaput lendir di saluran napas, menyebabkan pembengkakan dan penyempitan. Berhenti merokok tidak hanya baik untuk kesehatan paru-paru, tetapi juga untuk kualitas tidur.

Terakhir, masalah hidung tersumbat, baik akibat alergi, flu, atau kelainan septum hidung, memaksa seseorang untuk bernapas melalui mulut. Kondisi ini sering kali memicu getaran pada langit-langit lunak mulut dan tenggorokan, yang menghasilkan suara dengkuran. Mengatasi sumbatan hidung dengan dekongestan atau perawatan medis yang tepat dapat membantu meredakan dengkuran.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait