Lindungi Si Kecil dari Keracunan Makanan: 3 Langkah Esensial di Dapur

Heni Maulidya

Jakarta – Makanan yang aman adalah hak setiap anak. Namun, ancaman keracunan makanan mengintai jika orang tua lalai menjaga kebersihan dan keamanan pangan di rumah. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui akun Instagram resminya membagikan panduan penting untuk mencegah kejadian ini.

Keracunan makanan umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan yang terkontaminasi mikroorganisme berbahaya. Gejalanya bervariasi, mulai dari mual, diare, hingga muntah yang tak kunjung reda.

Mengantisipasi hal ini, BPOM menekankan tiga langkah fundamental yang wajib diterapkan. Tujuannya sederhana: memastikan hidangan yang disajikan untuk keluarga, khususnya anak-anak, bebas dari ancaman penyakit.

Langkah pertama yang paling krusial adalah menjaga kebersihan tangan. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah berinteraksi dengan bahan makanan.

Kebiasaan ini sangat penting, terutama setelah menyentuh daging mentah. BPOM mengingatkan, kuman dan bakteri dapat berpindah dengan mudah dari tangan ke makanan.

Durasi mencuci tangan idealnya minimal 20 detik. Tangan yang bersih merupakan benteng pertahanan pertama dalam menyiapkan makanan yang aman.

Selanjutnya, pastikan setiap bahan makanan dimasak hingga matang sempurna. Prioritaskan daging, ayam, dan telur dalam hal ini. Proses pemanasan yang memadai sangat efektif membunuh bakteri patogen.

"Pastikan makanan terutama daging, ayam, dan telur, dimasak hingga matang sempurna untuk membunuh bakteri berbahaya," demikian kutipan dari unggahan BPOM.

BPOM memberikan contoh spesifik: daging ayam sebaiknya diolah hingga mencapai suhu internal 75 derajat Celsius. Pematangan pada suhu tepat tidak hanya mencegah keracunan tetapi juga menjamin keamanan konsumsi.

Langkah ketiga berfokus pada pencegahan kontaminasi silang. Pisahkan secara tegas antara bahan makanan mentah dan produk matang atau siap saji.

Bahan mentah seperti daging dan ikan berisiko tinggi membawa bakteri. Jika ditempatkan berdekatan dengan makanan matang, bakteri tersebut bisa berpindah.

Untuk menghindari risiko ini, BPOM menganjurkan penggunaan peralatan terpisah. Sediakan wadah dan talenan yang berbeda untuk bahan mentah dan makanan yang sudah diolah.

Penerapan ketiga langkah sederhana ini di dapur rumah tangga menjadi kunci utama. Dengan begitu, orang tua dapat memberikan perlindungan optimal bagi buah hati dari ancaman keracunan makanan.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All