Menjelang pelaksanaan Gaokao atau ujian masuk universitas nasional yang sangat krusial di China, fenomena unik tengah menjadi tren di kalangan pelajar. Banyak siswa berbondong-bondong mendatangi rumah sakit untuk melakukan terapi oksigen. Langkah ini mereka ambil dengan harapan dapat mengisi ulang stamina otak serta mengurangi tingkat stres yang memuncak.
Gaokao sendiri merupakan ujian penentu masa depan bagi jutaan anak muda di China. Penyelenggaraan ujian yang berlangsung setiap 6 hingga 8 Juni ini memiliki bobot sangat besar. Nilai yang diperoleh nantinya menjadi penentu utama universitas mana yang bisa dimasuki serta jurusan apa yang bisa diambil oleh para siswa tersebut.
Tren ini semakin meluas setelah berbagai unggahan di media sosial mempromosikan manfaat menghirup oksigen bagi para pejuang ujian. Berdasarkan laporan media pemerintah CCTV, prosedur ini biasanya dilakukan di ruang hiperbarik rumah sakit. Layanan tersebut diklaim mampu meningkatkan kualitas tidur, menajamkan daya ingat, sekaligus meredakan kecemasan saat menghadapi tekanan ujian.
Salah satu fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan ini adalah Rumah Sakit Rakyat Kabupaten Yongfeng di Provinsi Jiangxi. Sejak memperkenalkan program tersebut pada 23 Mei lalu, pihak rumah sakit mengaku terkejut karena antusiasme siswa sangat tinggi. Dalam kurun waktu satu minggu saja, tercatat sudah ada lebih dari 30 siswa yang mendaftar.
Untuk durasi perawatan selama 90 menit, pihak rumah sakit menetapkan biaya sebesar 96 yuan atau sekitar US$15. Menurut dokter dari pusat perawatan ruang hiperbarik rumah sakit Yongfeng, Dai Fanbing, terapi ini sebenarnya bertujuan medis. Menghirup oksigen konsentrasi tinggi berfungsi meningkatkan kadar oksigen dalam darah serta membantu organ tubuh memperbaiki fungsinya.
Prosedur ini biasanya memang diterapkan untuk menangani penyakit yang berkaitan dengan kekurangan oksigen atau anemia. Namun, kini penggunaannya meluas sebagai solusi kelelahan mental bagi para pelajar.
Selain di Jiangxi, Rumah Sakit Huaxi nomor 4 di Chengdu, Provinsi Sichuan, juga telah melayani inhalasi oksigen untuk siswa peserta Gaokao selama beberapa tahun terakhir. Respons para siswa pun cenderung positif. Salah satu siswa laki-laki yang mencoba layanan tersebut mengaku merasakan dampak yang nyata. Dia merasa tidurnya menjadi jauh lebih nyenyak dan pikirannya jauh lebih aktif serta segar saat beraktivitas di siang hari.
Fenomena ini menjadi cerminan betapa ketatnya persaingan pendidikan di China. Para siswa rela melakukan berbagai upaya ekstra demi memastikan kondisi fisik dan mental mereka tetap prima saat menghadapi hari penentuan di depan meja ujian.











