Presiden Prabowo Evaluasi Latsarmil Calon Manajer Kopdes Usai Lima Peserta Meninggal Dunia

Danu Ilham

Pemerintah pusat resmi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran bagi calon manajer Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.

Langkah ini diambil Presiden Prabowo Subianto menyusul kabar duka meninggalnya lima orang peserta selama masa pendidikan berlangsung.

Meski demikian, Kementerian Pertahanan memastikan program strategis tersebut akan tetap dilanjutkan dengan penerapan perbaikan standar operasional di lapangan.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menegaskan bahwa Presiden Prabowo terus memantau perkembangan kasus tersebut secara saksama.

Ia memastikan setiap masukan dari berbagai pihak akan diakomodasi demi meningkatkan kualitas pelaksanaan pelatihan bagi para peserta.

Program ini krusial untuk memenuhi kebutuhan manajer koperasi yang ditugaskan mendukung pertumbuhan ekonomi di desa dan wilayah pesisir.

Kebutuhan tenaga manajer dinilai mendesak agar program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI dapat segera diimplementasikan secara maksimal.

Latihan dasar yang melibatkan puluhan ribu peserta ini sudah dimulai sejak tanggal 17 Juni 2026 lalu di seluruh Indonesia.

Total terdapat 35.476 peserta yang menjalani pendidikan di berbagai satuan pendidikan TNI untuk mengasah kemampuan manajerial dan mental kepemimpinan.

Kurikulum pelatihan mencakup aspek ideologi, nilai kebangsaan, serta pembentukan mental agar peserta siap mengabdi di tengah masyarakat.

Seluruh kegiatan direncanakan berlangsung hingga 31 Juli 2026 dengan pengawasan ketat dari pihak terkait di lingkungan Kementerian Pertahanan.

Pemerintah menekankan bahwa evaluasi bertujuan agar seluruh proses pelatihan berjalan lebih baik tanpa mengabaikan faktor keselamatan dan kesehatan peserta.

Data resmi Kementerian Pertahanan mencatat lima peserta yang gugur selama masa pelatihan tersebut yakni Yonanda Muhammad Taufiq dan Anisa Muyassaroh.

Selain itu terdapat nama Novia Rahmadhani Sihotang, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, serta Nola Diasari yang turut dilaporkan meninggal dunia.

Juri Ardiantoro menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus memastikan bahwa perbaikan prosedur sedang dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Pemerintah berharap program ini tetap mampu melahirkan kader penggerak ekonomi desa yang tangguh dan memiliki dedikasi tinggi bagi negara.

Hingga kini, aktivitas pembekalan mental dan ideologi di satuan pendidikan TNI tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

Evaluasi teknis terus dilakukan di lapangan guna memastikan standar keselamatan menjadi prioritas utama selama sisa masa pelatihan berlangsung.

Pemerintah berkomitmen menjaga integritas program SPPI agar tetap memberikan dampak positif bagi pembangunan ekonomi nasional di masa depan.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All