Volkswagen Dikabarkan Bakal Jual Ducati Demi Kebutuhan Dana Mobil Listrik

Emanuel

Raksasa otomotif Volkswagen (VW) AG kini tengah menghadapi tekanan keuangan yang cukup berat. Di tengah upaya melakukan transformasi besar-besaran menuju era kendaraan ramah lingkungan, perusahaan asal Jerman ini santer dikabarkan bakal melepas aset berharga mereka, termasuk Ducati.

Langkah ini mencuat setelah VW sukses melepas 51 persen saham anak usahanya, Everllence, kepada Bain Capital pada akhir Juni lalu. Transaksi yang meraup dana sekitar 7,4 miliar euro tersebut memberikan angin segar bagi keuangan grup. Kondisi ini membuat para bankir investasi menyodorkan opsi strategis bagi VW untuk menjual merek-merek premium lainnya, seperti Ducati, atau membawa Lamborghini melantai ke bursa saham.

Ducati dipandang sebagai salah satu aset non-mobil paling bernilai yang dimiliki grup VW saat ini. Berbeda dengan unit usaha lainnya, pabrikan asal Bologna ini masih mencatatkan permintaan pasar yang sangat kuat. Selain profitabilitas yang sehat, citra premium Ducati semakin diperkuat dengan dominasi mereka di lintasan balap MotoGP dan World Superbike.

Di ajang MotoGP, Ducati sedang berada dalam performa terbaiknya dengan meraih enam gelar konstruktor secara berturut-turut. Bahkan, seluruh juara dunia sejak tahun 2022 tercatat menunggangi motor Desmosedici. Mengingat Ducati telah mengikat kontrak komersial untuk berlaga di MotoGP setidaknya hingga 2031, nilai jual merek ini diprediksi sangat tinggi di mata investor.

Strategi penjualan aset ini merupakan bagian dari upaya efisiensi VW di tengah persaingan ketat dengan produsen mobil listrik asal China di Eropa. Volkswagen dikabarkan sedang bersiap memangkas sekitar 100.000 tenaga kerja dan berencana menutup empat pabrik untuk menekan biaya operasional yang membengkak akibat pengembangan teknologi kendaraan listrik.

Pada pemaparan kinerja kuartal pertama 2026, CFO sekaligus COO Volkswagen Group, Arno Antlitz, mengakui bahwa laba operasi perusahaan masih terlalu rendah, yakni di angka 4,3 persen. Menurutnya, langkah efisiensi yang sudah berjalan belum cukup untuk menyehatkan arus kas perusahaan.

CEO VW AG, Oliver Blume, dalam pernyataan resminya pada 24 Juni lalu mengungkapkan bahwa inilah saat yang tepat untuk mengambil langkah strategis. Ia menyebut pengalihan saham kepada mitra baru akan membantu VW lebih fokus pada bisnis inti perusahaan.

Meski isu penjualan Ducati kian santer, hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari pihak Volkswagen. Sejumlah analis bahkan menilai peluang VW benar-benar melepas merek tersebut tergolong kecil. Terlebih, ini bukan kali pertama Ducati menjadi komoditas spekulasi. Pada 2017 lalu, rencana serupa pernah digulirkan namun akhirnya kandas akibat penolakan keras dari serikat buruh. Saat ini, Ducati masih berada di bawah naungan Lamborghini, yang dikelola oleh Audi sebagai bagian dari grup VW AG.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All