Pasar otomotif Indonesia kini semakin berwarna dengan serbuan berbagai model mobil elektrifikasi. Tak hanya menghadirkan kendaraan listrik murni, sejumlah pabrikan kini mulai agresif menawarkan pilihan hybrid dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV. Salah satu pemain baru yang menarik perhatian adalah Jetour T1, yang hadir dengan pendekatan unik melalui varian mesin bensin konvensional dan PHEV.
Di segmen mesin bensin, Jetour T1 dengan banderol mulai Rp300 jutaan harus berhadapan langsung dengan Mitsubishi Destinator. Dari segi dimensi, Jetour T1 tampil sedikit lebih bongsor dengan panjang 4.705 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi 1.843 mm. Sebagai perbandingan, Destinator memiliki dimensi 4.680 mm, lebar 1.840 mm, dan tinggi 1.780 mm.
Dapur pacu Jetour T1 dibekali mesin 1.500 cc dengan transmisi 7-DCT yang mampu memuntahkan tenaga 167,6 hp serta torsi 270 Nm. Di sisi lain, Destinator Exceed seharga Rp427 juta mengandalkan mesin 1.500 cc dengan transmisi CVT, yang menghasilkan tenaga 160,7 hp dan torsi 250 Nm. Fitur unggulan Jetour T1 seharga Rp388 juta mencakup enam airbag, kamera 540 derajat, hingga head unit 12,8 inci, yang membuatnya cukup kompetitif dibanding fitur yang ditawarkan Destinator.
Persaingan semakin memanas saat masuk ke segmen PHEV. Jetour T1 i-DM dipasarkan dengan harga Rp538 juta, sementara rivalnya yakni Geely Starray EM-I dan Wuling Eksion dibanderol lebih terjangkau di angka Rp499 juta. Meski harganya sedikit lebih tinggi, Jetour T1 i-DM menawarkan spesifikasi yang lebih unggul, terutama untuk kebutuhan petualangan.
Jetour T1 i-DM memiliki ground clearance setinggi 190 mm dan sudah dilengkapi pelek 19 inci dengan ban run flat. Sementara itu, Starray dan Eksion memiliki ground clearance masing-masing 172 mm dan 160 mm, serta masih menggunakan pelek 18 inci standar. Kehadiran side foot step pada Jetour T1 juga menambah kesan tangguh sekaligus mempermudah akses keluar-masuk penumpang.
Dari sisi performa, Jetour T1 i-DM mengandalkan mesin 1.500 cc turbo yang dipadukan dengan motor listrik. Kombinasi ini menghasilkan tenaga impresif sebesar 342 hp dan torsi 530 Nm. Angka tersebut jauh melampaui kemampuan Geely Starray dan Wuling Eksion yang memiliki output torsi jauh di bawahnya.
Secara keseluruhan, komparasi ini menunjukkan bahwa pemilihan mobil sangat bergantung pada kebutuhan fungsional dan anggaran konsumen. Bagi keluarga yang mengutamakan performa dan ketangguhan di berbagai medan, Jetour T1 i-DM menawarkan keunggulan yang sulit dibantah. Namun, bagi konsumen yang mencari efisiensi dengan harga lebih bersahabat, pilihan model lain di pasar tetap menjadi alternatif menarik. Ulasan ini diharapkan bisa membantu calon pembeli dalam memetakan kendaraan mana yang paling ideal untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.











