Friday, 11 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Studi Ungkap Risiko CTE Tinggi pada Mantan Pemain Sepak Bola Amerika

Oleh Rini Widiyarti September 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal The BMJ mengungkap tingginya prevalensi Chronic Traumatic Encephalopathy (CTE) pada mantan pemain sepak bola Amerika. Penelitian ini menganalisis sumbangan otak dari 338 mantan pemain NFL yang meninggal dunia antara tahun 2008 hingga 2021. Hasilnya mengejutkan: 315 di antaranya, atau 93,2%, didiagnosis menderita CTE.

Angka ini menunjukkan bahwa risiko CTE tetap menjadi ancaman serius bagi para mantan atlet olahraga kontak ini. Para peneliti memperkirakan prevalensi CTE di antara 1.712 mantan pemain yang meninggal dalam periode yang sama berkisar antara 18,5% hingga 98,7%. Periode antara tahun 2016 hingga 2021, di mana frekuensi donasi otak paling tinggi, menunjukkan perkiraan prevalensi yang serupa, yaitu antara 24,5% hingga 97,7%.

Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penelitian lebih lanjut mengenai CTE dan dampaknya terhadap kesehatan jangka panjang para mantan pemain sepak bola Amerika. Meskipun ada upaya perubahan dalam aturan permainan untuk mengurangi risiko cedera kepala, studi ini menunjukkan bahwa masalah CTE masih sangat relevan dan memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk federasi olahraga, tim medis, dan komunitas atlet.

Bagikan: Facebook X WhatsApp