Thursday, 10 September 2026
BREAKING
KESEHATAN

Adalimumab Berpotensi Kurangi Lemak Jantung pada Penderita Psoriasis

Oleh Rini Widiyarti September 10, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Penggunaan adalimumab, sebuah obat penghambat tumor necrosis factor (TNF), terbukti dapat mengurangi volume lemak di sekitar jantung (epicardial adipose tissue) pada pasien psoriasis. Temuan ini diungkapkan dalam analisis post hoc yang dipublikasikan di jurnal Psoriasis: Targets and Therapy.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pengurangan lemak epicardial terjadi lebih awal dan tidak bergantung pada penurunan berat badan atau tingkat keparahan psoriasis pasien. Hal ini mengindikasikan adanya efek spesifik dari penghambatan TNF terhadap timbunan lemak berisiko tinggi di jantung pada penderita psoriasis.

Ravi Ramessur, MD, PhD, seorang konsultan dermatologi akademik di King’s College London dan peneliti klinis-akademik post-doktoral, menyatakan, “Temuan ini menunjukkan efek spesifik pengobatan dari inhibisi [tumor necrosis factor (TNF)] pada timbunan lemak jantung berisiko tinggi pada psoriasis.”

Analisis ini meneliti data dari studi sebelumnya yang melibatkan pasien psoriasis yang menerima adalimumab. Lemak epicardial, yang diketahui terkait dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, diukur sebelum dan sesudah pengobatan. Hasilnya menunjukkan penurunan signifikan pada volume lemak ini setelah pasien menggunakan adalimumab, bahkan pada tahap awal terapi.

Para peneliti menekankan bahwa temuan ini membuka jalan untuk pemahaman lebih lanjut mengenai hubungan antara psoriasis, peradangan sistemik, dan kesehatan kardiovaskular. Adalimumab, yang sudah umum digunakan untuk mengobati psoriasis dan penyakit autoimun lainnya, kini menunjukkan potensi manfaat tambahan dalam mengurangi faktor risiko jantung pada pasien psoriasis.

Meskipun demikian, studi lebih lanjut masih diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini dan memahami mekanisme pasti di balik efek adalimumab terhadap lemak epicardial. Namun, hasil awal ini memberikan harapan baru bagi manajemen pasien psoriasis yang memiliki risiko penyakit kardiovaskular.

Bagikan: Facebook X WhatsApp