Mantan pelatih Heerenveen, Gertje Verbeek, melontarkan kritik tajam bahkan cenderung mencela terkait perekrutan Mees Hilgers oleh klub berjuluk De Superfriezen tersebut. Pernyataan Verbeek ini muncul sebagai respons atas kehadiran pemain muda tersebut di tim utama Heerenveen.
Menurut Verbeek, keputusan klub untuk merekrut Mees Hilgers, yang ia anggap belum memiliki pengalaman yang cukup untuk level profesional, merupakan langkah yang keliru. “Ini tidak masuk akal,” ujar Verbeek dengan nada geram, menekankan bahwa seharusnya klub lebih memprioritaskan pengembangan pemain muda lokal yang sudah ada.
Verbeek secara spesifik menyoroti kurangnya jam terbang kompetitif yang dimiliki Hilgers. Ia berpendapat bahwa mendatangkan pemain dengan rekam jejak minim justru akan menghambat perkembangan pemain lain yang sudah berjuang di akademi klub. “Saya akan sangat marah jika saya adalah orang tua dari pemain muda yang sudah lama di sini dan melihat pemain baru datang tanpa pengalaman,” tegasnya, menggambarkan kekecewaan yang ia rasakan.
Lebih lanjut, eks pelatih yang pernah menukangi Heerenveen pada periode 2007-2008 ini juga mengkritik strategi transfer klub yang dinilainya tidak sejalan dengan filosofi pengembangan pemain muda yang seharusnya dijunjung tinggi oleh Heerenveen. Ia merasa bahwa klub telah mengabaikan potensi talenta internal demi mendatangkan pemain dari luar.
Pernyataan Gertje Verbeek ini mencerminkan adanya ketidakpuasan terhadap manajemen klub terkait keputusan rekrutmen Mees Hilgers. Kritik ini juga bisa menjadi masukan bagi klub untuk meninjau kembali kebijakan transfer dan pengembangan pemain di masa depan.
