Petarung UFC, Bilal Hasan, telah mematok ambisi besar untuk meraih sabuk juara kelas terbang pada tahun 2028. Target ini disampaikan oleh Hasan setelah debutnya yang sukses di ajang bergengsi tersebut. Saat ini, fokus utamanya adalah pada pemulihan kondisi fisik pasca-pertarungan debutnya.
Dalam wawancara terbarunya, Bilal Hasan menegaskan bahwa proses menuju puncak karier di UFC membutuhkan perencanaan matang dan kesabaran. Ia tidak ingin terburu-buru dalam mengejar sabuk juara kelas terbang, melainkan ingin membangun fondasi yang kuat terlebih dahulu. “Saya tidak ingin terburu-buru, saya ingin semua berjalan sesuai rencana,” ujar Hasan.
Debut Hasan di UFC disambut dengan positif oleh para penggemar dan pengamat MMA. Kemenangannya di laga perdana menjadi modal berharga untuk menapaki jenjang karier yang lebih tinggi. Namun, Hasan menyadari bahwa persaingan di kelas terbang sangat ketat dan setiap pertarungan harus dipersiapkan dengan cermat.
Usai pertarungan debutnya, prioritas utama Bilal Hasan adalah pemulihan. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi tubuh agar tetap prima untuk menghadapi tantangan-tantangan berikutnya. Proses pemulihan yang optimal akan memungkinkannya untuk kembali berlatih dengan intensitas tinggi dan mempersiapkan diri secara fisik maupun mental untuk pertarungan-pertarungan mendatang.
Target tahun 2028 bukan tanpa alasan. Hasan melihatnya sebagai jangka waktu yang realistis untuk mencapai puncak performa dan mengumpulkan pengalaman yang cukup untuk bersaing dengan para juara bertahan. Ia percaya bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan strategi yang tepat, impiannya untuk mengenakan sabuk juara UFC kelas terbang akan terwujud.
Lebih lanjut, Bilal Hasan juga mengungkapkan apresiasinya terhadap dukungan yang ia terima. Ia berjanji akan terus memberikan penampilan terbaiknya di setiap kesempatan yang diberikan oleh UFC. Dengan keteguhan hati dan visi yang jelas, Bilal Hasan siap membuktikan diri sebagai salah satu penantang serius di divisi kelas terbang UFC di masa depan.
