Thursday, 3 September 2026
BREAKING
DUNIA

Rusia dan Iran Kolaborasi Kembangkan Rudal Jelajah Supersonik, Abaikan Peringatan AS

Oleh Heni Maulidya September 3, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Rusia terus melanjutkan dukungannya terhadap Iran dalam pengembangan teknologi rudal jelajah supersonik, meskipun ada peringatan keras dari Amerika Serikat. Kerjasama ini semakin memperkuat posisi Iran di kancah pertahanan regional, sekaligus menimbulkan kekhawatiran baru bagi AS dan sekutunya.

Menurut laporan intelijen yang diperoleh Wall Street Journal, kolaborasi antara Moskow dan Teheran mencakup transfer teknologi canggih yang memungkinkan Iran untuk memproduksi rudal jelajah dengan kecepatan supersonik. Rudal jenis ini memiliki kemampuan untuk terbang lebih cepat dari suara, sehingga mempersulit sistem pertahanan udara musuh untuk mencegatnya.

Sumber anonim yang mengetahui perkembangan ini mengungkapkan bahwa Rusia telah memfasilitasi Iran dalam mengintegrasikan teknologi baru ke dalam rudal jelajah mereka. Salah satu fokus utama adalah pada sistem propulsi dan aerodinamika yang memungkinkan rudal mencapai kecepatan hipersonik. Hal ini merupakan lompatan signifikan bagi kemampuan militer Iran.

“Ini bukan hanya tentang transfer komponen, tetapi juga tentang berbagi pengetahuan teknis yang mendalam,” ujar salah satu sumber kepada Wall Street Journal. “Rusia tampaknya tidak terpengaruh oleh seruan AS untuk menghentikan kerjasama ini.”

Pihak Amerika Serikat sendiri telah berulang kali menyuarakan keprihatinan mendalam atas potensi transfer rudal balistik dan teknologi terkait dari Iran ke Rusia, terutama dalam konteks perang di Ukraina. Namun, intelijen yang baru ini justru menunjukkan arah sebaliknya, di mana Rusia aktif membantu Iran meningkatkan kapabilitas rudalnya.

Seorang pejabat AS yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa Washington terus memantau dengan seksama aktivitas ini. “Kami memiliki bukti bahwa Rusia dan Iran sedang bekerja sama dalam bidang rudal,” katanya, menegaskan bahwa AS akan terus mengambil langkah yang diperlukan untuk mengatasi ancaman ini.

Meskipun demikian, baik pihak Rusia maupun Iran belum memberikan komentar resmi terkait laporan ini. Namun, kerjasama yang terungkap ini berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan di Timur Tengah dan memicu perlombaan senjata baru di kawasan tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp