Zinedine Zidane dipastikan akan mengambil alih tampuk kepelatihan tim nasional Prancis, menggantikan Didier Deschamps. Keputusan ini resmi diumumkan setelah Didier Deschamps dipastikan akan mengakhiri masa baktinya pasca-Piala Dunia 2026.
Kepastian ini sekaligus menjawab spekulasi yang telah lama beredar mengenai masa depan Zidane di kancah sepak bola internasional. Setelah sukses besar sebagai pemain dan pelatih di level klub, terutama bersama Real Madrid, Zidane kini siap menorehkan jejak baru bersama Les Bleus.
Didier Deschamps, yang telah memimpin timnas Prancis selama lebih dari satu dekade, akan menyelesaikan tugasnya di akhir turnamen akbar empat tahunan tersebut. Kepemimpinannya telah menghasilkan berbagai prestasi gemilang, termasuk gelar juara Piala Dunia 2018 dan runner-up Piala Dunia 2022.
Proses transisi kepelatihan ini diharapkan berjalan mulus, mengingat rekam jejak Zidane yang impresif. Selama melatih Real Madrid, Zidane berhasil meraih tiga gelar Liga Champions berturut-turut (2016, 2017, 2018) serta dua gelar La Liga (2017, 2020). Pengalaman dan visi taktisnya dinilai sangat dibutuhkan untuk menjaga performa timnas Prancis di kancah global.
Keputusan ini juga disambut baik oleh berbagai pihak di dunia sepak bola Prancis. Banyak yang menilai Zidane memiliki karisma dan kemampuan untuk membangkitkan semangat juang para pemain muda serta mempertahankan tradisi juara Prancis. Pengalamannya sebagai kapten timnas Prancis yang pernah menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000 juga dianggap akan memberikan nilai tambah tersendiri.
Dengan penunjukan ini, fokus utama Zidane nantinya adalah mempersiapkan timnas Prancis untuk menghadapi tantangan-tantangan besar di masa depan, termasuk kualifikasi dan partisipasi di turnamen-turnamen internasional selanjutnya setelah Piala Dunia 2026. Penggemar sepak bola Prancis menantikan bagaimana Zidane akan membentuk skuad dan strategi baru untuk membawa Prancis meraih kejayaan lebih lanjut.
