Sunday, 30 August 2026
BREAKING
BADMINTON

Yeremia/Patra dan Tyo/Pulung Berebut Gelar di Final Ganda Putra POLYTRON Pontianak International Challenge 2026

Oleh Wibowo August 30, 2026 51 minutes lalu 0 komentar

Pontianak, 29 Agustus 2026 – Panggung final ganda putra POLYTRON Pontianak International Challenge 2026 akan menyajikan duel sengit antara Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo melawan Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan. Kedua pasangan sukses menyingkirkan lawan-lawannya di babak semifinal yang berlangsung ketat.

Yeremia/Patra harus berjuang tiga gim untuk mengalahkan Ikhsan Lintang Pramudya/Aquino Evano Keneddy Tangka dengan skor 21-16, 17-21, 24-22. Meskipun meraih kemenangan, Yeremia mengakui adanya momen tegang di gim ketiga. “Di gim ketiga, kami berniat untuk langsung menekan mereka tapi malah mati-mati sendiri. Ada 4-5 poin kami melakukan kesalahan. Dari situ agak tegang dan jadi bingung mau main seperti apa,” ujar Yeremia. Ia menambahkan, “Tapi kami tetap percaya, saling menyemangati satu sama lain. Akhirnya bisa mengejar dan bisa menang.” Saat tertinggal 16-19, mereka mengubah pola permainan dengan mengurangi permainan di depan net.

Sementara itu, Patra Harapan Rindorindo mewaspadai lawannya di semifinal yang dinilainya tampil mengejutkan. “Mereka tampil sangat baik, bikin kejutan juga kemarin lawan Chinese Taipei. Jadi kami sudah antisipasi dan menyangka akan mendapat perlawanan ketat,” ungkap Patra. Ia bertekad untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk final, “Besok kami harus menyiapkan lagi, pastinya mau juara.” Di sisi lain, Ikhsan Lintang Pramudya menilai kekalahan mereka disebabkan oleh pengalaman dan ketenangan yang kurang di poin-poin akhir. “Tadi cukup seru permianannya dari awal tapi di poin-poin akhir gim ketiga kami kalah pengalaman dan kurang tenang,” tuturnya. Rekannya, Aquino Evano Keneddy Tangka, bersyukur bisa mencapai semifinal dan menjadikannya modal berharga. “Puji Tuhan bisa sampai sejauh ini. Dari awal sampai semifinal tidak ada yang mudah, ramai terus mainnya. Ini modal buat kami tapi je depan harus persiapkan lebih matang lagi,” katanya.

Di semifinal lainnya, Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan (7) berhasil mengalahkan Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino dengan skor 21-15, 14-21, 21-15. Pulung Ramadhan bersyukur atas kemenangan ini tanpa cedera dan merasa lebih tenang karena sudah terbiasa berlatih bersama pasangannya. “Hari ini ya alhamdulillah kami selesai pertandingan tidak ada cedera dan bisa memenangkan pertandingan. Mungkin hari ini lebih ke nothing to lose saja, lebih ke yakin sama diri sendiri dan pasangan,” jelasnya. Ia menekankan pentingnya fokus pada persiapan diri sendiri untuk final. “Besok kami harus lebih fokus, lebih menyiapkan apa yang harus dipersiapkan. Intinya kami mau siap di diri kami dulu, tidak memikirkan lawan.” Wahyu Agung Prasetyo sempat merasakan kurang yakin di awal pertandingan namun berhasil meyakinkan diri seiring berjalannya waktu. “Tadi masuk lapangan ada rasa kurang yakin, tapi seiring berjalannya waktu saya terus meyakinkan diri kalau kami bisa,” pungkasnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp