Yamaha secara tegas menyatakan bahwa motor Moto3 mereka yang akan hadir pada tahun 2028 bukanlah sekadar pengembangan dari model produksi. Sebaliknya, mesin tersebut akan menggunakan basis mesin R7 yang dimodifikasi secara ekstensif dan rangkai sasis prototipe yang dirancang khusus untuk balap.
Menurut pabrikan asal Jepang ini, tidak ada satu baut pun dari motor produksi yang akan digunakan pada tunggangan balap Moto3 terbaru mereka. Penekanan ini disampaikan untuk menggarisbawahi sifat murni prototipe dari motor yang dikembangkan untuk kompetisi.
Manajer Proyek Pengembangan Motor Balap Yamaha, Kouji Tsuya, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan performa maksimal di lintasan balap Moto3. “Kami tidak akan mengambil satu baut pun dari motor produksi untuk motor Moto3 ini,” ujar Tsuya pada acara peluncuran.
Lebih lanjut, Tsuya merinci bahwa mesin R7 yang menjadi dasar modifikasi akan mengalami perubahan signifikan. “Mesin R7 akan kami rombak total, mulai dari sistem pembakaran, distribusi udara, hingga manajemen elektronik. Tujuannya adalah untuk mencapai spesifikasi yang dibutuhkan untuk ajang Moto3,” tambahnya.
Selain mesin, sasis motor Moto3 Yamaha 2028 juga akan sepenuhnya baru dan dirancang sebagai unit prototipe. Desain ini menitikberatkan pada kelincahan, stabilitas, dan aerodinamika yang optimal untuk persaingan di kelas Moto3. Penggunaan material ringan dan teknologi terbaru dalam pembuatan sasis juga menjadi prioritas.
Pengembangan motor Moto3 ini merupakan bagian dari komitmen Yamaha untuk terus berkontribusi pada pengembangan talenta muda di dunia balap motor. Dengan menghadirkan motor prototipe yang dibangun dari nol, Yamaha berharap dapat memberikan platform yang ideal bagi para pembalap muda untuk menunjukkan potensi mereka dan bertumbuh di kancah internasional.
Proyek ini diharapkan akan rampung dan siap diuji coba pada akhir tahun 2027, sebelum akhirnya diperkenalkan secara resmi untuk musim balap 2028. Yamaha optimis bahwa motor Moto3 prototipe ini akan mampu bersaing di papan atas dan membawa nama Yamaha kembali berjaya di kelas bergengsi tersebut.
