XL Axiata, melalui anak perusahaannya PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), berhasil memenangkan lelang spektrum frekuensi 2,6 GHz. Keputusan ini diumumkan pada 12 Maret 2024, menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat dan memperluas kapasitas jaringan 5G di Indonesia.
Kemenangan ini didapatkan setelah mengikuti proses lelang yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Spektrum frekuensi 2,6 GHz ini akan melengkapi blok frekuensi yang sebelumnya telah dimiliki XL Axiata, termasuk di pita 2,1 GHz dan 2,3 GHz. Dengan penambahan ini, XL Axiata optimis dapat meningkatkan kualitas layanan internet, terutama untuk teknologi 5G, serta memperluas jangkauan layanannya.
Direktur & Chief Commercial Officer XL Axiata, David Laksono, menyatakan antusiasmenya terhadap perolehan frekuensi baru ini. “Kami sangat gembira dengan hasil lelang ini. Penambahan spektrum di pita 2,6 GHz ini akan memberikan kami kapasitas yang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan trafik data yang terus meningkat, serta memungkinkan kami untuk memperluas cakupan layanan 5G kami ke lebih banyak wilayah di Indonesia,” ujar David Laksono.
David Laksono juga menambahkan bahwa penambahan spektrum ini akan sangat krusial dalam menghadapi tantangan digitalisasi yang semakin pesat. “Dengan spektrum yang lebih luas, kami dapat memberikan pengalaman internet yang lebih baik bagi pelanggan kami, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk mendukung berbagai inisiatif digital di masa depan,” tambahnya.
Sebelumnya, XL Axiata telah berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur jaringan telekomunikasi. Perolehan frekuensi 2,6 GHz ini menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam mewujudkan visi tersebut. Dengan adanya tambahan spektrum, XL Axiata diharapkan dapat memberikan layanan 5G yang lebih stabil, cepat, dan merata, sejalan dengan upaya pemerintah dalam pemerataan akses digital di seluruh Indonesia.
