Jakarta, 30 Juli 2026 – Dua atlet difabel, Wiwin Andri dari DKI Jakarta dan Muhammad Keyza Denova dari Kalimantan Timur, berhasil mengamankan tiket ke babak final ajang Kapolri Cup 2026. Keduanya menunjukkan performa gemilang pada babak semifinal yang berlangsung hari ini.
Wiwin Andri melaju ke final kategori Tunggal PA WH1 + WH2 setelah mengalahkan Sukarno dari Jawa Barat dengan skor telak 21-11, 21-15. “Pertandingan tadi saya bermain cukup nyaman,” ujar Wiwin usai pertandingan. Ia menjelaskan bahwa di game pertama ia memilih strategi bermain aman dan mengontrol bola, sementara di game kedua melakukan penyesuaian karena perubahan pada shuttlecock. Mengenai lawannya di final, Supriadi dari Jawa Tengah, Wiwin mengaku sudah sering bertemu dan terakhir kali berhasil meraih kemenangan. “Besok mau main yang terbaik di ajang Kapolri Cup kali ini, baik untuk diri sendiri dan juga DKI Jakarta,” tekadnya.
Sementara itu, Muhammad Keyza Denova tampil dominan di semifinal Tunggal PA SL4. Ia sukses mengalahkan Hikmat Ramdani dari Jawa Barat dengan skor 21-10, 21-13. Keyza mengakui sempat merasakan ketegangan di awal pertandingan, namun mampu menguasai permainan di game pertama. “Di game kedua saya mencoba untuk bermain lebih sabar karena lawan juga sudah mulai terkuras tenaganya,” ungkapnya. Ia menilai lawannya memiliki smash yang kencang dan fokus pada pertahanan yang kuat. Keyza berharap dapat mengambil banyak ilmu dari pemain lain di Kapolri Cup ini dan optimis meraih juara. Di partai final, ia akan berhadapan dengan pemain senior, Fredy Setiawan. “Saya mau tampil percaya diri aja. Secara teknis saya mau fokus meladeni permainan lawan dan balik menyerang,” pungkasnya.
