Saturday, 5 September 2026
BREAKING
BERITA

Waspada ‘Hantu’ Listrik: 10 Perangkat Rumah Tangga Boros Energi Saat Mati

Oleh Emanuel September 5, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Banyak perangkat elektronik di rumah tangga ternyata masih mengonsumsi daya listrik meskipun dalam keadaan mati atau tidak digunakan. Fenomena ini dikenal sebagai ‘standby power’ atau konsumsi daya siaga, dan dapat berkontribusi signifikan terhadap tagihan listrik bulanan, bahkan mencapai 10%. Memahami kebiasaan boros energi ini adalah langkah awal untuk menghemat pengeluaran.

Beberapa perangkat yang paling sering menjadi ‘penyedot’ listrik tersembunyi ini antara lain televisi, komputer, laptop, printer, konsol game, microwave, mesin cuci, pengering pakaian, pemanggang roti, dan bahkan pengisi daya ponsel yang tercolok. Meskipun terlihat tidak aktif, komponen internal seperti jam digital, sensor inframerah, atau memori kecil tetap membutuhkan daya untuk berfungsi.

Televisi, misalnya, kerap kali mengonsumsi daya saat dalam mode standby untuk siap menerima sinyal dari remote control. Hal serupa terjadi pada komputer dan laptop yang tetap mengalirkan listrik ke motherboard dan kipas pendingin. Printer juga seringkali mempertahankan konektivitas nirkabel atau kesiapan untuk pencetakan.

Konsol game modern memiliki fitur ‘fast boot’ atau pembaruan otomatis yang berjalan di latar belakang, membutuhkan daya konstan. Microwave, meskipun dimatikan, seringkali tetap menyalakan tampilan jam digitalnya. Mesin cuci dan pengering pakaian, terutama yang memiliki panel kontrol digital, juga terus mengonsumsi daya untuk mempertahankan pengaturan atau memori program.

Bahkan perangkat sederhana seperti pemanggang roti atau pengisi daya ponsel yang terbiar tercolok tanpa terhubung ke perangkat tetap menyedot energi. Pengisi daya, meskipun tidak mengisi daya baterai, masih memiliki transformator yang mengonsumsi daya.

Untuk mengatasi masalah ini, ada beberapa langkah praktis yang bisa diambil. Pertama, cabut perangkat dari stopkontak jika tidak digunakan dalam jangka waktu lama, terutama untuk barang-barang yang jarang dipakai. Kedua, manfaatkan fitur ‘power strip’ atau terminal listrik yang dilengkapi saklar untuk memutus aliran listrik ke beberapa perangkat sekaligus dengan satu gerakan.

Selain itu, perhatikan pilihan perangkat elektronik. Carilah produk yang memiliki rating efisiensi energi tinggi atau fitur hemat daya. Mengedukasi anggota keluarga tentang pentingnya mencabut charger dan mematikan perangkat sepenuhnya juga sangat membantu. Dengan sedikit kesadaran dan tindakan, ‘hantu’ listrik yang membebani tagihan dapat diminimalkan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp