Thursday, 13 August 2026
BREAKING
OLAHRAGA

Wakil Presiden FIFA Ingatkan Pentingnya Prosedur dalam Pergantian Kepemimpinan

Oleh Emanuel August 13, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pergantian kepemimpinan di tubuh FIFA, khususnya terkait posisi Presiden, seyogianya menempuh jalur prosedural yang telah ditetapkan. Hal ini ditekankan oleh salah satu Wakil Presiden FIFA, Patrice Motsepe, yang memberikan peringatan kepada pihak-pihak yang memiliki niat untuk melengserkan Gianni Infantino agar tidak mengabaikan tata cara yang berlaku.

Motsepe menggarisbawahi bahwa setiap upaya perubahan kepemimpinan harus berpegang teguh pada aturan main yang ada di dalam organisasi. “Setiap orang yang ingin mengganti Presiden FIFA harus mengikuti prosedur dan aturan yang ada,” ujar Motsepe, menekankan pentingnya legalitas dan legitimasi dalam setiap langkah.

Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap adanya diskusi atau potensi upaya yang berkembang di kalangan tertentu mengenai masa depan kepemimpinan Gianni Infantino. FIFA, sebagai badan sepak bola dunia, memiliki struktur dan mekanisme internal yang jelas untuk mengatur pergantian kepemimpinan, termasuk melalui proses pemilihan yang demokratis dan sesuai dengan statuta.

Motsepe, yang juga menjabat sebagai Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), secara implisit mengingatkan bahwa setiap tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku dapat menimbulkan gejolak dan ketidakstabilan dalam organisasi. Ia menyarankan agar setiap aspirasi perubahan disampaikan melalui forum-forum resmi dan sesuai dengan koridor hukum yang mengikat FIFA.

Meskipun tidak merinci siapa saja yang dimaksud dengan ‘setiap orang’ atau ‘pihak-pihak’ yang mungkin berniat melengserkan Infantino, pesan Motsepe jelas ditujukan untuk menjaga integritas dan stabilitas FIFA. Ia mengajak semua pihak untuk menghormati proses yang telah ditetapkan, demi kelancaran roda organisasi sepak bola terbesar di dunia.

Lebih lanjut, Motsepe menegaskan kembali komitmennya untuk memastikan bahwa FIFA beroperasi secara transparan dan akuntabel. Ia berharap agar setiap diskusi mengenai kepemimpinan dapat dilakukan secara konstruktif dan sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik. Keputusan mengenai kepemimpinan FIFA, pada akhirnya, akan ditentukan melalui mekanisme yang telah disepakati oleh seluruh anggota federasi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp