Stadion Jatidiri kembali menjadi saksi bisu perjalanan Wahyu Prasetyo. Kali ini, ia hadir bukan sebagai pemain yang mengenakan seragam tuan rumah, melainkan sebagai nahkoda Garudayaksa FC. Tekadnya jelas: membawa timnya pulang dengan tiga poin penuh saat berhadapan dengan Java United.
Kembalinya Wahyu ke markas yang pernah ia taklukkan saat masih berseragam PSIS Semarang ini, membawa semangat baru bagi Garudayaksa FC. Ia menyadari betul atmosfer dan tantangan bermain di Stadion Jatidiri. “Saya sangat senang bisa kembali ke Stadion Jatidiri. Ini adalah tempat yang spesial bagi saya,” ujar Wahyu Prasetyo.
Meskipun baru menorehkan satu kemenangan dari tiga pertandingan yang telah dilakoni, Wahyu tetap optimistis. Ia memegang teguh filosofi permainan yang ingin ia tanamkan pada anak asuhnya. “Kita akan bermain dengan ciri khas Garudayaksa FC, yaitu semangat juang dan permainan yang menyerang. Kita tidak akan takut menghadapi siapapun,” tegasnya.
Pertandingan melawan Java United pada hari Minggu, 28 Januari 2024, pukul 15.00 WIB, akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Garudayaksa FC. Wahyu Prasetyo berharap para pemainnya dapat menunjukkan performa terbaik dan menerapkan instruksi yang telah diberikan.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara lini serang dan pertahanan. “Kita akan berusaha keras untuk menciptakan peluang dan mencetak gol, namun tetap fokus pada pertahanan agar tidak kebobolan,” jelasnya. Dengan persiapan yang matang dan mentalitas pantang menyerah, Wahyu Prasetyo optimis Garudayaksa FC dapat mengukir sejarah baru di Stadion Jatidiri.
