Tim MotoGP Trackhouse Racing saat ini memiliki kemiripan yang signifikan dengan masa-masa awal tim balap NASCAR mereka. Menurut pendiri dan pemiliknya, Justin Marks, tantangan dan dinamika yang dihadapi pada fase awal perhelatan MotoGP ini tidak jauh berbeda dengan ketika mereka pertama kali terjun di dunia NASCAR.
Marks mengungkapkan bahwa pengalaman membangun tim dari nol di kelas premier balap motor dunia ini menghadirkan nuansa yang mengingatkannya pada saat Trackhouse baru memulai kiprahnya di NASCAR. “Tim MotoGP kami saat ini tidak banyak berbeda dengan hari-hari awal tim NASCAR kami,” ujar Marks.
Perbandingan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pembentukan struktur tim, rekrutmen personel, hingga adaptasi dengan regulasi dan persaingan yang sangat ketat di MotoGP. Marks menyadari bahwa setiap kejuaraan memiliki tantangannya sendiri, namun ia melihat adanya pola serupa dalam proses membangun fondasi yang kuat.
Trackhouse Racing membuat debutnya di MotoGP pada musim 2022 dengan mengontrak duo pembalap Amerika Serikat, termasuk rider berpengalaman MotoGP, Maverick Viñales, dan rookie yang menjanjikan, Raul Fernandez. Keputusan untuk terjun ke MotoGP menandai ekspansi ambisius dari tim yang telah menorehkan jejak di kancah balap mobil Amerika.
Dalam wawancara terpisah, Marks juga sempat menyinggung mengenai target jangka panjang tim. Ia menyatakan bahwa pada awal berdirinya tim NASCAR, prioritas utamanya adalah membangun infrastruktur dan proses yang solid sebelum benar-benar menargetkan kemenangan. “Di awal kami membangun tim NASCAR, saya tidak berpikir kami akan memenangkan balapan dalam dua tahun pertama, saya hanya ingin membangun tim,” ungkapnya.
Pernyataan ini memberikan gambaran bahwa Trackhouse Racing di MotoGP juga tengah berada dalam fase pembangunan yang fundamental. Fokus utama kemungkinan besar adalah pada konsolidasi, pembelajaran, dan pengembangan berkelanjutan, sebelum akhirnya menargetkan hasil maksimal di lintasan.
Marks menekankan pentingnya proses dan kesabaran dalam mencapai kesuksesan di ajang balap yang sangat kompetitif seperti MotoGP. Ia percaya bahwa dengan fondasi yang kuat, tim dapat tumbuh dan berkembang seiring waktu, meniru kesuksesan yang telah mereka raih di NASCAR.
