Topan Dolphin menerjang Shanghai, China, pada hari Minggu (26/5/2024), menyebabkan kekacauan luas pada sistem transportasi utama kota metropolitan tersebut. Hujan deras dan angin kencang memaksa penutupan layanan metro dan feri, serta pembatalan ratusan penerbangan, melumpuhkan denyut nadi ekonomi salah satu kota terpenting di China.
Di Shanghai, dampak topan terasa signifikan pada operasional transportasi publik. Layanan metro, yang menjadi tulang punggung mobilitas jutaan warga kota, terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan. Begitu pula dengan layanan feri yang melintasi Sungai Huangpu, jalur vital yang menghubungkan berbagai distrik di Shanghai, juga tidak dapat beroperasi.
Lebih dari itu, bandara-bandara di Shanghai mengalami gangguan parah. Sebanyak 943 penerbangan dilaporkan dibatalkan akibat cuaca buruk yang ditimbulkan oleh Topan Dolphin. Pembatalan masif ini menyebabkan ribuan penumpang terlantar dan menimbulkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit.
Sementara itu, di kota Wenzhou yang terletak di Provinsi Zhejiang, amukan Topan Dolphin juga meninggalkan jejak kehancuran. Angin kencang yang berembus dengan kekuatan luar biasa dilaporkan membuat sebuah truk terguling di jalan. Insiden ini menjadi gambaran nyata betapa ganasnya kekuatan alam yang dibawa oleh topan tersebut.
