Saturday, 11 July 2026
BREAKING
POLITIK

Terbongkar! Ini Alasan Febrie Adriansyah Lepas Jabatan Jampidsus Kejagung

Oleh Danu Ilham July 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dikabarkan telah mengundurkan diri dari jabatannya.

Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya buka suara mengenai alasan di balik keputusan tersebut.

Informasi ini pertama kali mencuat ke publik pada hari ini, Selasa (28/5/2024).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana, membenarkan adanya pengunduran diri Febrie Adriansyah.

Menurut Ketut, Febrie mengajukan pengunduran diri sejak beberapa waktu lalu.

β€œBenar, Pak Febrie memang mengajukan pengunduran diri,” ujar Ketut Sumedana.

Ketut menjelaskan bahwa pengunduran diri Febrie Adriansyah bukan tanpa alasan yang jelas.

Alasan utama pengunduran diri tersebut adalah berkaitan dengan penugasan baru yang akan diemban Febrie.

β€œBeliau mengajukan pengunduran diri karena akan menduduki jabatan baru,” jelas Ketut.

Kendati demikian, Ketut Sumedana belum merinci lebih lanjut mengenai jabatan baru yang akan diisi oleh Febrie Adriansyah.

Informasi mengenai jabatan baru tersebut masih bersifat tertutup untuk saat ini.

Febrie Adriansyah menjabat sebagai Jampidsus sejak tahun 2020.

Selama menjabat, Febrie dikenal sebagai sosok yang tegas dalam menangani berbagai kasus korupsi besar.

Salah satu kasus yang menjadi sorotan publik adalah penanganan kasus mega korupsi di PT Asabri.

Kasus tersebut berhasil diungkap dan menyeret sejumlah tersangka dari berbagai kalangan.

Selain itu, Febrie juga memimpin penanganan kasus korupsi lainnya yang merugikan negara.

Pengunduran diri Febrie Adriansyah ini tentu menimbulkan pertanyaan publik.

Terlebih lagi, posisinya sebagai Jampidsus memegang peranan krusial dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Kejagung berjanji akan segera mengumumkan pengganti Febrie Adriansyah.

Proses transisi kepemimpinan diharapkan berjalan lancar tanpa hambatan.

Masyarakat pun menantikan kiprah pejabat baru di posisi strategis ini.

Keputusan Febrie untuk pindah ke jabatan lain menunjukkan adanya dinamika internal di lingkungan Kejaksaan Agung.

Hal ini merupakan bagian dari penyegaran dan penataan organisasi.

Setiap pejabat karir memang memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri di posisi yang berbeda.

Pengunduran diri ini bukanlah akhir dari karir Febrie di institusi penegak hukum.

Namun, ini menandai babak baru dalam perjalanan profesionalnya.

Kejaksaan Agung tetap berkomitmen untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

Perubahan posisi pimpinan diharapkan dapat membawa energi baru dalam upaya tersebut.

Informasi lebih lanjut mengenai jabatan baru Febrie Adriansyah akan disampaikan kemudian.

Publik diharapkan bersabar menunggu pengumuman resmi dari Kejagung.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait