Friday, 7 August 2026
BREAKING
BERITA

Tensi Dagang AS-China Memanas: Sanksi Balik Beijing Bidik Perusahaan Teknologi dan Drone Amerika

Oleh Emanuel August 7, 2026 53 minutes lalu 0 komentar

Beijing, Tiongkok – Tiongkok melancarkan pukulan balasan terhadap Amerika Serikat (AS) dengan menjatuhkan sanksi baru yang menargetkan sejumlah perusahaan teknologi dan produsen drone asal Amerika. Langkah ini merupakan respons langsung atas tekanan dagang dan pembatasan teknologi yang sebelumnya diterapkan oleh Washington terhadap entitas-entitas Tiongkok.

Keputusan Tiongkok ini diumumkan pada hari Rabu, 17 Mei 2023, oleh Kementerian Perdagangan Tiongkok. Sanksi tersebut mencakup pembatasan ekspor dan impor terhadap beberapa perusahaan AS yang dinilai memiliki peran penting dalam rantai pasok teknologi dan pertahanan.

Beberapa nama besar dalam industri teknologi dan pertahanan Amerika dilaporkan masuk dalam daftar hitam Tiongkok. Meskipun belum ada daftar lengkap yang dirilis secara publik, sumber-sumber terpercaya menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan seperti drone maker DJI dan raksasa semikonduktor seperti Intel dan Qualcomm berpotensi terkena dampak signifikan.

Seorang juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok menyatakan, “Langkah ini diambil untuk melindungi kepentingan keamanan nasional dan ekonomi Tiongkok. Kami tidak akan tinggal diam terhadap tindakan diskriminatif yang merugikan perusahaan kami.” Pernyataan ini menggarisbawahi adanya niat Tiongkok untuk menunjukkan ketegasan dalam menghadapi kebijakan proteksionis AS.

Dampak dari sanksi ini diperkirakan akan terasa di kedua belah pihak. Bagi perusahaan Amerika, pembatasan akses ke pasar Tiongkok yang luas dapat menghambat pertumbuhan dan pendapatan mereka. Di sisi lain, Tiongkok juga berisiko kehilangan akses terhadap teknologi dan komponen penting yang selama ini mereka impor dari AS.

Sebelumnya, AS telah memberlakukan berbagai pembatasan terhadap perusahaan teknologi Tiongkok, termasuk Huawei dan TikTok, dengan alasan kekhawatiran keamanan nasional. AS juga telah membatasi ekspor chip semikonduktor canggih ke Tiongkok. Sanksi balasan Tiongkok ini dipandang sebagai upaya untuk menyamakan kedudukan dan memberikan tekanan balik kepada pemerintah AS.

Analis pasar memprediksi bahwa ketegangan dagang dan teknologi antara kedua negara adidaya ini akan terus berlanjut dan berpotensi meningkat. Hal ini dapat menciptakan ketidakpastian yang lebih besar bagi perusahaan-perusahaan global yang beroperasi di kedua negara, serta memengaruhi rantai pasok global secara keseluruhan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp