Aktor dan sutradara legendaris Hong Kong, Stephen Chow, akhirnya memberikan penjelasan mengenai alasan utama di balik keputusannya untuk tidak lagi tampil di depan kamera. Keputusan ini telah lama menjadi pertanyaan di kalangan penggemar setianya yang merindukan kehadiran Chow di layar lebar.
Pria yang dikenal dengan film-film komedi laga ikoniknya ini mengungkapkan bahwa ia kini lebih menikmati peran di balik layar. Menurutnya, bekerja sebagai sutradara memberikannya kepuasan yang berbeda dan lebih besar ketimbang menjadi aktor.
“Saya lebih suka menjadi sutradara sekarang. Saya telah berakting selama bertahun-tahun, dan sekarang saya merasa lebih nyaman dan fokus pada pekerjaan sebagai sutradara,” ujar Stephen Chow dalam sebuah wawancara yang dikutip oleh media.
Chow, yang telah menyutradarai sejumlah film sukses seperti ‘Shaolin Soccer’ (2001) dan ‘Kung Fu Hustle’ (2004), menjelaskan bahwa ia menemukan kenikmatan tersendiri dalam proses kreatif untuk mewujudkan visi filmnya dari awal hingga akhir. Baginya, memegang kendali penuh atas cerita dan visual adalah sebuah tantangan yang menarik.
Keputusannya untuk lebih banyak berada di belakang layar bukanlah tanpa alasan. Stephen Chow merasa bahwa sebagai sutradara, ia memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi ide-ide yang lebih kompleks dan menyajikan cerita yang lebih matang kepada penonton. Ia juga dapat lebih leluasa dalam mengarahkan para aktor untuk mencapai performa terbaik mereka.
“Menjadi sutradara memungkinkan saya untuk terlibat dalam setiap aspek produksi, mulai dari penulisan naskah, pengembangan karakter, hingga penyempurnaan adegan. Ini adalah proses yang sangat memuaskan,” tambahnya.
Meskipun demikian, Chow tidak menutup kemungkinan untuk kembali berakting di masa depan jika ada proyek yang benar-benar menarik baginya. Namun, untuk saat ini, fokus utamanya adalah pada karirnya sebagai sutradara yang telah memberikannya identitas baru dan kepuasan profesional yang mendalam.
