Sony kembali meramaikan pasar kamera digital di Indonesia dengan meluncurkan produk terbarunya, Sony RX10 V. Kamera superzoom ini menawarkan kombinasi lensa telefoto 24-600mm dengan teknologi autofokus berbasis kecerdasan buatan (AI) serta kemampuan perekaman video hingga resolusi 4K pada 120 frame per detik (fps). Peluncuran ini menandai peningkatan signifikan dari seri sebelumnya, menjadikannya pilihan menarik bagi para fotografer dan videografer yang membutuhkan fleksibilitas tinggi.
Keunggulan utama Sony RX10 V terletak pada sistem autofokusnya yang kini ditenagai oleh AI. Teknologi ‘AI Real-time Tracking’ dan ‘Real-time Eye AF’ yang sebelumnya hadir pada lini kamera full-frame Sony, kini diadopsi pada kamera superzoom ini. Sistem ini diklaim mampu mengenali dan melacak subjek dengan akurasi tinggi, bahkan pada objek yang bergerak cepat atau dalam kondisi pencahayaan yang menantang. Sony mengklaim kamera ini mampu melakukan hingga 60 AF/AE per detik, memastikan fokus tetap tajam pada subjek yang diinginkan.
Selain kemampuan autofokus yang canggih, Sony RX10 V juga menawarkan peningkatan signifikan dalam hal perekaman video. Kamera ini mampu merekam video dalam format 4K dengan frame rate 120fps, sebuah pencapaian yang jarang ditemukan pada kamera di kelasnya. Kemampuan ini membuka peluang kreatif yang lebih luas, terutama bagi pengguna yang ingin menghasilkan efek slow-motion berkualitas tinggi. Fitur lain yang turut diperkaya adalah kemampuan merekam video Full HD hingga 240fps, yang dapat diperluas hingga 960fps untuk efek slow-motion ekstrem.
Dari sisi optik, Sony RX10 V tetap mempertahankan lensa zoom Carl Zeiss Vario-Sonnar T* 24-600mm f/2.4-4. Lensa ini memberikan rentang focal length yang sangat fleksibel, cocok untuk berbagai skenario pemotretan mulai dari lanskap luas hingga detail objek yang jauh. Peningkatan juga terlihat pada sektor sensor, di mana kamera ini menggunakan sensor CMOS tipe 1.0 inci yang mampu menghasilkan gambar berkualitas tinggi dengan detail yang baik dan noise rendah, bahkan pada pengaturan ISO yang lebih tinggi.
Peningkatan lainnya mencakup buffer yang lebih besar untuk pemotretan beruntun, memungkinkan pengguna menangkap lebih banyak momen penting tanpa jeda. Desain bodi kamera juga dirancang untuk kenyamanan penggunaan, dengan kontrol yang mudah dijangkau dan layar LCD yang dapat dimiringkan untuk fleksibilitas sudut pandang. Kehadiran Sony RX10 V di Indonesia diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para profesional dan antusias yang mencari kamera serbaguna dengan performa tinggi di berbagai kondisi pemotretan dan perekaman video.
