Sunday, 19 July 2026
BREAKING
DUNIA

Sistem Perbatasan Baru Uni Eropa Picu Antrean Panjang di Bandara

Oleh Rini Widiyarti July 19, 2026 6 hours lalu 0 komentar

Pengoperasian sistem perbatasan baru Uni Eropa, Entry/Exit System (EES), dikhawatirkan akan memperpanjang waktu tunggu di pos pemeriksaan paspor secara signifikan. Bos sebuah bandara memperkirakan durasi antrean bisa meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan sebelumnya. Situasi ini berpotensi menimbulkan masalah besar, terutama menjelang musim liburan musim panas.

Peringatan serupa juga datang dari maskapai penerbangan Ryanair. Perusahaan tersebut telah mengimbau para penumpang yang akan melakukan perjalanan ke Eropa selama musim panas untuk bersiap menghadapi waktu tunggu yang lebih lama di bandara. Peningkatan waktu proses di perbatasan ini menjadi perhatian serius bagi para pemangku kepentingan di industri penerbangan dan perjalanan.

Sistem EES dirancang untuk memperkuat keamanan perbatasan luar Uni Eropa dengan mencatat secara otomatis data paspor setiap pelintas, baik warga negara ketiga maupun warga negara Uni Eropa yang melintasi batas luar. Sistem ini akan merekam nama, jenis dokumen perjalanan, data biometrik (sidik jari dan citra wajah), serta tanggal dan tempat masuk serta keluar dari wilayah Schengen. Tujuannya adalah untuk mendeteksi pelintas batas yang berlebihan tinggal di wilayah Schengen dan memastikan kepatuhan terhadap aturan visa.

Namun, para operator bandara khawatir bahwa implementasi sistem baru ini akan membutuhkan waktu lebih lama untuk memproses setiap penumpang. Hal ini dikarenakan petugas perbatasan harus berinteraksi dengan sistem baru yang mungkin belum sepenuhnya lancar. “Kami melihatnya bisa tiga kali lebih lama,” ujar seorang bos bandara kepada media, mengacu pada potensi peningkatan waktu yang dibutuhkan untuk setiap pemeriksaan paspor.

Ryanair, dalam peringatannya, menyarankan penumpang untuk tiba lebih awal di bandara untuk mengantisipasi kemungkinan penundaan. Maskapai tersebut menekankan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi potensi antrean yang lebih panjang, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan ke negara-negara anggota Uni Eropa.

Peningkatan waktu tunggu ini dapat berdampak pada pengalaman penumpang secara keseluruhan dan berpotensi menyebabkan kerepotan logistik bagi bandara dan maskapai penerbangan. Para pihak terkait diharapkan dapat berkoordinasi untuk meminimalkan dampak negatif dari penerapan sistem EES yang baru ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait