Tuesday, 4 August 2026
BREAKING
BERITA

Serangan Bom Bunuh Diri Guncang Demo Damai di Khyber Pakhuntkhwa, 14 Nyawa Melayang

Oleh Emanuel August 4, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sebuah ledakan bom bunuh diri menggemparkan aksi unjuk rasa anti-milisi dan perdamaian di Provinsi Khyber Pakhuntkhwa, Pakistan, pada hari Minggu (30/7/2023). Serangan brutal ini menargetkan kerumunan demonstran, merenggut nyawa sedikitnya 14 orang dan melukai puluhan lainnya.

Menurut laporan awal, pelaku bom bunuh diri menyasar para peserta aksi yang berkumpul untuk menyuarakan tuntutan perdamaian. Insiden tragis ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan politik dan keamanan di wilayah tersebut.

Juru Bicara Kepolisian, Sajjad Khan, mengkonfirmasi jumlah korban tewas mencapai 14 orang. “Kami sedang melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap motif di balik serangan keji ini dan mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab,” ujar Sajjad Khan.

Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya, menceritakan kengerian sesaat setelah ledakan. “Suara ledakan sangat keras, disusul teriakan dan kepanikan. Asap mengepul di mana-mana, dan terlihat banyak korban bergelimpangan,” tuturnya dengan nada gemetar.

Pihak berwenang segera mengerahkan tim penyelamat dan aparat keamanan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban dan mengamankan area. Sejumlah korban luka parah segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Serangan ini menuai kecaman keras dari berbagai kalangan. Menteri Dalam Negeri Pakistan, Rana Sanaullah Khan, dalam pernyataannya, mengecam keras aksi terorisme tersebut dan berjanji akan menindak tegas pelaku. “Pemerintah tidak akan gentar menghadapi terorisme dan akan terus berupaya menciptakan kedamaian di seluruh negeri,” tegasnya.

Kelompok militan Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP) belum memberikan pernyataan resmi terkait keterlibatan mereka dalam serangan ini. Namun, pola serangan yang menargetkan demonstran damai kerap dikaitkan dengan kelompok tersebut.

Kejadian ini kembali menyoroti tantangan keamanan yang dihadapi Pakistan, khususnya di wilayah perbatasan yang rentan terhadap aktivitas kelompok ekstremis. Pemerintah terus didorong untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penegakan hukum demi melindungi warganya dari ancaman teror.

Bagikan: Facebook X WhatsApp