Sunday, 30 August 2026
BREAKING
BERITA

Sensus Ekonomi 2026 Digelar, BPS Jamin Tak untuk Kejar Pajak

Oleh Emanuel August 30, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Badan Pusat Statistik (BPS) akan menggelar Sensus Ekonomi 2026. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak memiliki kaitan sama sekali dengan upaya pengejaran pajak. Ia mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam sensus tersebut demi tersedianya data ekonomi yang akurat.

Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan secara tegas bahwa tujuan utama Sensus Ekonomi 2026 adalah untuk menghasilkan data yang komprehensif mengenai struktur ekonomi Indonesia. Data ini nantinya akan menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran dan efektif.

“Jadi, saya ingin tegaskan, Sensus Ekonomi 2026 ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan kejar pajak. Ini adalah kegiatan statistik untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat, yang akan kita gunakan untuk pembangunan Indonesia yang lebih baik,” ujar Amalia Adininggar Widyasanti dalam sebuah kesempatan.

Lebih lanjut, Amalia menjelaskan bahwa data yang terkumpul dari Sensus Ekonomi 2026 akan mencakup berbagai aspek, mulai dari profil pelaku usaha, karakteristik bisnis, hingga kontribusi sektor ekonomi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Informasi ini sangat krusial bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, maupun masyarakat umum untuk memahami dinamika ekonomi terkini.

Partisipasi masyarakat, baik individu maupun badan usaha, sangat diharapkan untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Keakuratan data sangat bergantung pada kejujuran dan kelengkapan informasi yang diberikan oleh responden. Amalia menekankan bahwa setiap data yang dilaporkan akan dijaga kerahasiaannya sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari UMKM, perusahaan besar, hingga pekerja mandiri, untuk memberikan data yang benar dan lengkap. Partisipasi Anda sangat berharga untuk menghasilkan gambaran ekonomi Indonesia yang sesungguhnya,” tambahnya.

Sensus Ekonomi merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh BPS setiap 10 tahun sekali. Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini akan menjadi yang kelima kalinya sejak sensus pertama digelar pada tahun 1976. Hasil sensus sebelumnya telah banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan strategis, termasuk perencanaan pembangunan dan analisis ekonomi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp