Pembalap Moto2, Senna Agius, mendapat pujian dari timnya, Intact GP, setelah menunjukkan semangat juang luar biasa dalam balapan di Sirkuit Silverstone. Meskipun menghadapi kendala yang membuatnya “tidak punya peluang” untuk bersaing, Agius memilih untuk tidak mengibarkan bendera putih dan menyelesaikan balapan.
Keputusan Agius untuk terus berlomba meskipun dalam kondisi yang sulit mendapat apresiasi tinggi dari pihak Intact GP. Ini menunjukkan dedikasi dan profesionalisme sang pembalap dalam menghadapi tantangan di lintasan.
Direktur Tim Intact GP, Jürgen Lingg, secara khusus menyoroti performa Agius. “Senna tidak punya peluang sama sekali di Silverstone,” ujar Lingg. “Namun, ia tetap berada di sana dan menyelesaikan balapan. Itu adalah sesuatu yang harus Anda hargai.” Lingg menambahkan bahwa sikap Agius tersebut patut dicontoh oleh pembalap lain.
Lebih lanjut, Lingg membandingkan situasi Agius dengan pembalap lain yang mungkin memilih untuk mundur dalam kondisi serupa. Ia menekankan bahwa Agius telah membuktikan dirinya sebagai pembalap yang tangguh dan tidak mudah menyerah. “Banyak pembalap lain akan berhenti saat itu,” kata Lingg. “Dia tetap bertahan, itu bagus.”
Meskipun tidak memberikan detail spesifik mengenai masalah teknis atau kendala yang dihadapi Agius di Silverstone, pujian dari manajemen tim mengindikasikan bahwa pembalap tersebut berjuang melawan kesulitan yang signifikan. Kegigihan Agius di sirkuit Silverstone menjadi sorotan positif bagi Intact GP, memperkuat citra tim yang memiliki pembalap yang memiliki mental baja.
