Tuesday, 14 July 2026
BREAKING
DUNIA

Selat Hormuz Memanas, China Ultimatum AS-Iran: Buka Jalur Vital Ini!

Oleh Heni Maulidya July 14, 2026 60 minutes lalu 0 komentar

Beijing mendesak Amerika Serikat dan Iran untuk segera membuka kembali lalu lintas di Selat Hormuz. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut. Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran yang krusial bagi perdagangan global. Khususnya untuk pasokan minyak dunia.

Pemerintah China menyatakan keprihatinan mendalam atas potensi gangguan pasokan energi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, dalam konferensi pers rutin di Beijing, Selasa (21/5/2024), menegaskan posisi negaranya. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas di Selat Hormuz.

“Kami mendesak Amerika Serikat dan Iran untuk menahan diri dan mengambil langkah konstruktif. Tujuannya adalah untuk meredakan ketegangan dan mencegah eskalasi lebih lanjut,” ujar Wang Wenbin. Ia menambahkan bahwa menjaga kelancaran arus perdagangan internasional adalah prioritas bersama. Gangguan di Selat Hormuz dapat berdampak luas.

Selat Hormuz, yang terletak di antara Teluk Persia dan Teluk Oman, merupakan titik sempit yang sangat vital. Sekitar 20% minyak mentah dunia melewati jalur ini setiap hari. Penutupan atau pembatasan lalu lintas di sana dapat memicu lonjakan harga minyak global. Hal ini akan berdampak buruk bagi perekonomian dunia.

Ketegangan antara AS dan Iran telah meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Insiden yang melibatkan kapal tanker dan drone di sekitar Selat Hormuz sering terjadi. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran internasional akan pecahnya konflik yang lebih besar.

China, sebagai salah satu konsumen energi terbesar dunia, sangat berkepentingan dengan stabilitas jalur pasokan. Beijing telah berulang kali menyerukan dialog dan diplomasi untuk menyelesaikan perbedaan antara AS dan Iran. China juga berharap semua pihak dapat menghormati hukum internasional. Terutama terkait kebebasan navigasi di perairan internasional.

Langkah China mendesak ini menunjukkan peran globalnya yang semakin besar. Negara itu berusaha untuk menengahi dan meredakan ketegangan di wilayah yang strategis ini. Keinginan China untuk melihat Selat Hormuz kembali terbuka adalah demi kepentingan ekonomi global. Ini juga merupakan upaya untuk menjaga perdamaian dan stabilitas internasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait