Mantan pembalap MotoGP, Scott Redding, memberikan pandangannya mengenai faktor-faktor yang memengaruhi dukungan yang diterima oleh para rider di ajang balap motor paling bergengsi tersebut. Menurut Redding, faktor kebangsaan atau nasionalitas ternyata memiliki peran yang tidak bisa diabaikan dalam menentukan peluang dan dukungan yang diberikan kepada seorang pembalap.
Pandangan ini diungkapkan Redding ketika membahas mengapa pembalap sekaliber Marc Marquez kerap menerima dukungan yang lebih besar, baik dari tim maupun sponsor. Ia menyiratkan bahwa popularitas dan basis penggemar yang kuat, yang seringkali terkait erat dengan asal negara seorang pembalap, menjadi pertimbangan penting dalam industri MotoGP.
Redding, yang pernah berkompetisi di MotoGP bersama tim seperti GO&FUN Honda Gresini dan Estrella Galicia 0,0 Marc VDS, menjelaskan bahwa aspek komersial dan daya tarik pasar menjadi sangat krusial. “Kebangsaan memainkan peran dalam peluang yang diberikan kepada beberapa pembalap MotoGP,” ujar Redding, seperti dikutip dari laporan Crash.net.
Ia melanjutkan, daya tarik seorang pembalap tidak hanya diukur dari performa di lintasan, tetapi juga dari kemampuan mereka menarik perhatian publik dan sponsor dari negara asal mereka. Hal ini, menurut Redding, secara tidak langsung memengaruhi keputusan tim dan pabrikan dalam memberikan alokasi sumber daya, mulai dari motor terbaik hingga dukungan teknis yang lebih intensif.
Lebih lanjut, Redding menyinggung bagaimana seorang pembalap seperti Marc Marquez, yang berasal dari Spanyol, memiliki keuntungan tersendiri. Spanyol adalah salah satu pasar terbesar dan paling antusias terhadap olahraga balap motor, yang berarti Marquez membawa serta basis penggemar yang besar dan potensi komersial yang signifikan bagi tim dan sponsor yang bekerja sama dengannya. Dukungan ini, imbuh Redding, bukan semata-mata karena talenta murni, tetapi juga karena dampak yang dibawanya.
Meskipun demikian, Redding juga menekankan bahwa performa tetap menjadi fondasi utama. Namun, ketika ada beberapa pembalap dengan level kemampuan yang setara, faktor kebangsaan bisa menjadi pembeda dalam pengambilan keputusan akhir. Ini menunjukkan kompleksitas di balik layar MotoGP, di mana strategi bisnis dan pemasaran turut berperan dalam membentuk lanskap persaingan di lintasan.
