Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dipastikan tidak dapat menghadiri upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar di Istana Negara besok. Keputusan ini diambil lantaran SBY masih berada di Amerika Serikat untuk menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan.
Melalui keterangan tertulis yang diterima pada Selasa, 16 Agustus 2022, SBY menyampaikan permohonan maafnya atas ketidakhadirannya tersebut. Ia berharap agar seluruh rangkaian peringatan HUT RI dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.
Pemeriksaan kesehatan yang dijalani SBY di Amerika Serikat ini merupakan agenda yang telah direncanakan sebelumnya. Meskipun tidak dapat hadir secara fisik, SBY dipastikan akan mengikuti jalannya upacara dari jauh.
Dalam surat permohonan maafnya, SBY juga menyampaikan harapan agar bangsa Indonesia terus bersatu dan semakin maju. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan demi kemajuan Indonesia di masa depan.
Absennya SBY dalam upacara kenegaraan ini tentu menjadi perhatian publik, mengingat beliau adalah mantan kepala negara. Namun, alasan kesehatan yang mendasarinya membuat publik dapat memaklumi.
Pihak Istana Negara sendiri telah mengonfirmasi bahwa undangan upacara telah disebar kepada berbagai tokoh penting, termasuk mantan presiden. Meskipun SBY berhalangan hadir, rangkaian acara kenegaraan untuk memperingati HUT RI ke-77 akan tetap dilangsungkan sesuai jadwal.
