Stadion Santiago Bernabeu di Madrid, Spanyol, berpeluang besar menjadi arena final Piala Dunia 2030. Peluang ini terbuka menyusul keberhasilan tim nasional Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Kepastian ini disampaikan oleh Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales, pada Rabu, 15 Juli 2026.
Pemberian status tuan rumah final Piala Dunia 2030 kepada Spanyol ini merupakan bagian dari kesepakatan yang lebih besar. Spanyol akan menjadi salah satu tuan rumah bersama dengan Portugal dan Maroko. Keputusan ini menegaskan kembali komitmen FIFA terhadap penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia yang melibatkan berbagai negara.
Luis Rubiales menyatakan, “Kami sangat bangga bahwa stadion ikonik ini (Santiago Bernabeu) akan menjadi tuan rumah pertandingan puncak. Ini adalah pengakuan atas sepak bola Spanyol dan infrastruktur kami yang luar biasa.” Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers yang juga dihadiri oleh perwakilan dari FIFA.
Santiago Bernabeu sendiri telah mengalami renovasi besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir. Stadion berkapasitas 81.000 penonton ini kini dilengkapi dengan fasilitas modern dan teknologi canggih, menjadikannya salah satu stadion terbaik di dunia. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi para pemain, ofisial, dan tentu saja, para penggemar yang hadir.
Keputusan ini juga disambut positif oleh berbagai pihak. Menteri Olahraga Spanyol, Irene Lozano, mengatakan, “Ini adalah momen bersejarah bagi Spanyol. Menjadi tuan rumah final Piala Dunia adalah kehormatan besar dan akan memberikan dorongan luar biasa bagi pariwisata dan ekonomi negara.”
Piala Dunia 2030 akan menjadi edisi ke-24 dari turnamen sepak bola internasional yang diselenggarakan oleh FIFA. Penyelenggaraan bersama antara Spanyol, Portugal, dan Maroko ini menandai pertama kalinya Piala Dunia diadakan di tiga konfederasi yang berbeda (UEFA dan CAF), serta menjadi edisi pertama yang perayaan pembukaannya diadakan di tiga negara berbeda.
