Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Wakil Bupati Bogor dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Brimob Cikeas, Gunung Putri, pada Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan khidmat ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang akan jatuh pada 1 Juli 2026 mendatang, sebuah momen penting untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.
Upacara ziarah yang berlangsung dalam suasana hening tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Korps Sabhara Baharkam Polri, Irjen Mulia Hasudungan Ritonga. Kehadiran Bupati Rudy Susmanto dalam agenda ini tidak hanya sebagai bentuk partisipasi, melainkan juga cerminan penghargaan mendalam dari pemerintah daerah kepada para pahlawan negara serta seluruh anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam pernyataannya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa ziarah dan tabur bunga ini lebih dari sekadar rutinitas menjelang HUT Bhayangkara. Menurutnya, ini adalah momentum krusial untuk mengenang jasa-jasa luar biasa serta meneladani semangat pengabdian tanpa batas dari para pahlawan yang telah gugur. "Menjelang peringatan HUT Bhayangkara, hari ini saya bersama Wakil Bupati Bogor melaksanakan ziarah dan tabur bunga yang dipimpin oleh Kepala Korps Sabhara Baharkam Polri, Irjen Mulia Hasudungan Ritonga, di Taman Makam Pahlawan Brimob Cikeas," ujar Rudy Susmanto.
Bupati Bogor menyoroti bahwa para pahlawan dan anggota Polri yang telah berpulang telah mewariskan nilai-nilai luhur seperti pengabdian sejati, keberanian yang tak tergoyahkan, dan pengorbanan yang tulus bagi kemajuan bangsa dan negara. Oleh karena itu, semangat perjuangan dan sumbangsih mereka harus terus dijaga, dikenang sepanjang masa, dan dijadikan teladan nyata bagi setiap generasi penerus. Semangat ini adalah fondasi yang kokoh untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.
"Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan serta anggota Polri yang telah mengabdikan jiwa dan raganya demi menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan bangsa," kata Rudy, menekankan pentingnya melestarikan memori kolektif akan perjuangan mereka. Ziarah ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dan keamanan yang dinikmati saat ini adalah buah dari pengorbanan besar.
Lebih lanjut, Rudy Susmanto dengan tegas menyampaikan bahwa semangat perjuangan para pahlawan tidak boleh berhenti hanya sebagai kenangan sejarah yang tertulis dalam buku. Semangat tersebut, imbuhnya, harus terus diwujudkan melalui pengabdian yang nyata dan tulus dalam melayani masyarakat serta aktif membangun daerah. Hal ini sejalan dengan cita-cita para pahlawan untuk melihat Indonesia yang makmur dan adil.
"Jasa para pahlawan tidak hanya dikenang, tetapi juga dilanjutkan melalui pengabdian yang tulus untuk negeri," ucapnya, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya aparatur negara, untuk mencontoh dedikasi para pendahulu. Pengabdian ini menjadi jembatan antara masa lalu yang heroik dengan masa depan yang penuh harapan.
Melalui momentum menjelang HUT Bhayangkara ke-80 ini, Rudy Susmanto menaruh harapan besar agar semangat pengabdian, loyalitas, dan dedikasi yang telah diwariskan oleh para pahlawan dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa. Inspirasi ini diharapkan mendorong setiap individu untuk bekerja keras dan mengabdi demi kepentingan masyarakat luas, kemajuan daerah, dan kebesaran negara. Ini adalah panggilan untuk terus berinovasi dan berkontribusi.
HUT Bhayangkara sendiri merupakan peringatan hari lahirnya Polri, sebuah institusi yang memiliki sejarah panjang dalam menjaga keamanan dan ketertiban sejak era kemerdekaan. Peringatan ke-80 ini menandai delapan dekade pengabdian Polri yang tak kenal lelah, menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari ancaman internal hingga kejahatan transnasional. Semangat Bhayangkara adalah semangat pengayoman dan perlindungan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Taman Makam Pahlawan Brimob Cikeas, sebagai lokasi ziarah, memiliki makna khusus. Brimob atau Brigade Mobil adalah satuan elit Polri yang dikenal dengan tugas-tugas khusus, termasuk penanganan huru-hara, terorisme, hingga operasi keamanan di daerah konflik. Banyak anggota Brimob yang telah gugur dalam menjalankan tugas berat tersebut, menjadikannya pahlawan yang layak dikenang dan dihormati. Lokasi ini menjadi saksi bisu pengorbanan mereka.
Kehadiran jajaran Forkopimda dalam acara ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas wilayah Kabupaten Bogor. Kolaborasi ini esensial untuk menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan mendukung percepatan pembangunan. Soliditas antarlembaga menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi dinamika sosial dan keamanan.
Acara ziarah ini tidak hanya sekadar ritual seremonial, tetapi juga sebuah refleksi mendalam bagi seluruh anggota Polri dan aparatur negara lainnya. Ia mengingatkan akan tanggung jawab besar yang diemban untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan integritas dan profesionalisme. Semangat juang dan pengorbanan mereka menjadi energi pendorong bagi kinerja yang lebih baik.
Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 menjadi ajang untuk memperkuat komitmen Polri dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Ziarah di TMP Brimob Cikeas ini adalah pengingat konkret bahwa di balik seragam dan tugas-tugas harian, terdapat sejarah panjang pengorbanan yang tak ternilai harganya. Momen ini mempererat ikatan antara Polri dengan masyarakat dan seluruh elemen bangsa.
Secara keseluruhan, kegiatan ziarah dan tabur bunga yang dipimpin oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto di TMP Brimob Cikeas ini adalah sebuah manifestasi penghormatan tulus kepada para pahlawan Polri. Ini juga menjadi seruan kuat untuk terus meneladani semangat pengabdian mereka, mengaplikasikannya dalam pelayanan nyata, serta memperkuat sinergi seluruh elemen bangsa demi kemajuan dan keutuhan NKRI, terutama menjelang peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang akan datang.











