Sunday, 16 August 2026
BREAKING
POLITIK

Jawa Timur Terus Dijaga Kondusif Pasca Insiden Pelemparan Molotov ke Pos Polisi

Oleh Danu Ilham August 16, 2026 55 minutes lalu 0 komentar

Jawa Timur dilaporkan tetap dalam keadaan kondusif pasca terjadinya dua insiden pelemparan bom molotov ke pos polisi. Pihak kepolisian menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut tetap terjaga dengan baik.

Insiden pelemparan bom molotov terjadi di dua lokasi berbeda di Jawa Timur. Pertama, pada hari Kamis, 15 Februari 2024, sebuah pos polisi di Jalan Raya Darmo, Surabaya, menjadi sasaran. Kedua, pada hari yang sama, pos polisi di Jalan Diponegoro, Surabaya, juga mengalami hal serupa.

Meskipun terjadi pelemparan bom molotov, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kedua kejadian tersebut. Kerusakan yang ditimbulkan pun dilaporkan minimal.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto, memberikan keterangan terkait insiden ini. Beliau menyatakan, “Alhamdulillah, situasi kamtibmas di Jawa Timur saat ini tetap kondusif. Kami terus berupaya maksimal untuk menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah.”

Imam Sugianto menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku dan motif di balik pelemparan bom molotov tersebut. “Kami sudah mengantongi beberapa ciri-ciri pelaku dan akan segera kami ungkap,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga telah meningkatkan patroli keamanan di berbagai titik strategis di Jawa Timur, terutama di sekitar markas kepolisian dan objek vital. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya insiden serupa dan memastikan masyarakat merasa aman.

Terkait dengan waktu kejadian, Irjen Pol Imam Sugianto menjelaskan bahwa insiden ini terjadi pada tanggal 15 Februari 2024. “Kejadiannya pada hari Kamis kemarin, ada dua tempat yang dilempari bom molotov,” jelasnya.

Polda Jawa Timur mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp