Gempa bumi dengan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, pada Sabtu, 15 Agustus 2020, pukul 17.54 WIB. Kejadian ini tidak hanya dirasakan kuat oleh warga di sekitar pusat gempa, tetapi getarannya dilaporkan meluas hingga ke negara tetangga, Malaysia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa gempa berpusat di darat pada kedalaman 10 kilometer. Lokasi persisnya berada pada koordinat 2.79 Lintang Utara dan 98.56 Bujur Timur, yang berarti berjarak sekitar 43 kilometer arah barat laut Kabupaten Simalungun.
Meskipun gempa ini cukup kuat, BMKG mengonfirmasi bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Informasi ini disampaikan untuk menenangkan masyarakat yang mungkin khawatir akan dampak lebih luas pasca-gempa.
Getaran gempa dilaporkan terasa di berbagai daerah di Sumatra Utara. Warga di Kota Medan, Tebing Tinggi, Siantar, dan Langkat melaporkan merasakan guncangan yang cukup signifikan. Bahkan, laporan meluas hingga ke wilayah Aceh, seperti di Kota Banda Aceh dan Sabang, serta wilayah Riau, termasuk Pekanbaru.
Dampak getaran gempa ini juga sampai ke luar negeri. Warga di beberapa wilayah Malaysia, seperti di negara bagian Sabah dan Sarawak, turut melaporkan merasakan adanya guncangan akibat gempa yang berpusat di Simalungun tersebut. Hal ini menunjukkan skala getaran gempa yang cukup luas.
Hingga berita ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan yang signifikan akibat gempa ini. Namun, upaya pendataan dan penanganan dampak terus dilakukan oleh pihak terkait di lapangan.
