Rider Wajib Tahu! Ini Trik Ampuh Hemat Bensin Motor Saat Touring Jarak Jauh

Muzairi M

Sabtu, 4 Juli 2026, 11:06 WIB

Reporter:
Editor: Julheri

Berkendara jarak jauh dengan motor kesayangan seringkali menjadi impian para pecinta otomotif. Namun, pengalaman seru ini kerap kali terusik oleh rasa kesal akibat konsumsi bahan bakar yang membengkak. Indikator bensin yang turun drastis lebih cepat dari perkiraan bisa menjadi momok tersendiri bagi para pengendara, terutama saat melakukan touring.

Fenomena motor yang terasa boros saat perjalanan jauh sebenarnya cukup lumrah terjadi. Banyak pengendara, terutama yang masih pemula, menyadari masalah ini setelah berulang kali harus mampir ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di luar perkiraan. Hal ini tidak hanya menguras dompet lebih dari anggaran yang ditentukan, tetapi juga dapat mengacaukan estimasi waktu tempuh hingga tujuan.

Menurut berbagai sumber, borosnya konsumsi bensin saat touring umumnya disebabkan oleh kerja mesin yang lebih berat. Pada perjalanan jauh, mesin cenderung berputar pada putaran mesin (RPM) tinggi secara konstan. Beban tambahan ini diperparah oleh hambatan angin yang lebih besar, serta potensi pembakaran yang kurang sempurna akibat komponen mesin yang kotor.

Faktor eksternal lain seperti medan jalan yang menanjak, muatan ekstra yang dibawa, aksesori yang mengganggu aerodinamika, serta gaya berkendara yang kurang stabil, turut berkontribusi pada peningkatan konsumsi bahan bakar secara signifikan.

Solusi Praktis Mengatasi Boros Bensin Saat Touring

Untuk mengatasi masalah ini, para rider tidak perlu panik berlebihan atau langsung berasumsi ada kerusakan serius pada mesin. Dengan beberapa penyesuaian sederhana pada teknik berkendara dan perawatan motor yang rutin, efisiensi bahan bakar dapat kembali optimal.

Salah satu kunci utama adalah menjaga putaran gas tetap stabil. Hindari kebiasaan menarik gas secara mendadak atau mengerem mendadak, karena keduanya merupakan penyebab utama borosnya konsumsi bensin. Pengendara disarankan menerapkan teknik eco riding, yaitu mengendalikan bukaan gas secara halus dan konstan.

Bagi pengguna motor matik modern seperti Yamaha NMAX atau lini MAXi lainnya, fitur Eco Indicator yang tersemat di speedometer dapat menjadi panduan real-time untuk menjaga gaya berkendara tetap berada dalam zona efisien.

Selain itu, manfaatkan teknologi penghemat bahan bakar yang telah disematkan pada motor-motor keluaran terbaru. Fitur Stop & Start System (SSS), misalnya, sangat berguna saat berkendara di perkotaan atau saat menghadapi kemacetan. Fitur ini secara otomatis mematikan mesin ketika motor berhenti selama beberapa detik, sehingga mencegah pemborosan bahan bakar saat kendaraan dalam posisi diam.

Terakhir, jangan lupakan pentingnya menjaga tekanan angin ban sesuai standar. Ban yang kurang angin akan meningkatkan hambatan gesek, membuat mesin bekerja lebih keras, dan berujung pada borosnya konsumsi bensin. Memeriksa tekanan angin ban secara berkala adalah langkah perawatan sederhana namun sangat efektif.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All