PALEMBANG – Inisiatif luar biasa ditunjukkan oleh masyarakat Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang. Pada Minggu, 5 Juli 2026, ribuan bibit pohon ditanam di area Pemakaman Swadaya Talang Jambe. Aksi penghijauan ini bukan sekadar menanam, tetapi sebuah gerakan nyata untuk mencegah banjir, mengurangi risiko longsor, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Gerakan Penanaman 1.000 Pohon ini diprakarsai oleh Pengelola Area Kuburan (P.A.K) Talang Jambe. Lokasi penanaman terpusat di Jalan Mataram II RT 23 RW 06. Kegiatan ini didukung penuh oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah setempat, tokoh agama, hingga pengurus lingkungan.
Program ini bertujuan ganda. Pertama, meningkatkan fungsi kawasan pemakaman sebagai area resapan air yang krusial. Kedua, menjadi benteng pertahanan alami terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir dan erosi tanah. Di tengah isu perubahan iklim yang semakin mendesak, penanaman pohon ini juga berkontribusi signifikan dalam menyerap emisi karbon.
Acara dihadiri oleh tokoh penting, termasuk Lurah Talang Jambe Wulandari, perwakilan Kecamatan Sukarami Yunisa, Ustaz Halimi dari Pondok Pesantren Aulia Cendekia, Ketua Pemakaman Swadaya Talang Jambe Misti, serta para ketua RT dan RW. Ratusan warga turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Lurah Talang Jambe, Wulandari, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif warga dan pengurus pemakaman. Ia menekankan pentingnya program ini bagi keberlanjutan lingkungan. "Manfaat jangka panjangnya sangat besar, terutama dalam menjaga ketersediaan air tanah dan memperkuat struktur lahan," ujarnya.
Wulandari menambahkan, aksi ini adalah cerminan kepedulian kolektif. Pohon yang ditanam hari ini akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. Kawasan pemakaman akan tetap asri dan hijau.
Setelah sesi sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bibit pohon. Perwakilan pemerintah, tokoh masyarakat, pengurus pemakaman, dan warga secara simbolis menerima bibit sebelum bersama-sama melakukan penanaman.
Sebanyak 1.000 bibit pohon dari berbagai jenis ditanam secara bertahap. Pilihan jenis pohon meliputi pinang, ketapang, tabebuya, sirsak, dan nangka. Pemilihan ini didasarkan pada manfaat ekologisnya, kemampuan penyerapan air yang baik, serta kontribusinya dalam memperindah lanskap kawasan pemakaman.
Ketua P.A.K Talang Jambe, Misti, menyatakan bahwa gerakan ini lebih dari sekadar estetika. Tujuannya adalah menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan. "Kami berharap ini menjadi awal dari gerakan bersama untuk merawat lingkungan. Pohon-pohon ini adalah warisan hijau untuk Talang Jambe," ungkapnya.











