Badan keselamatan lalu lintas jalan raya Amerika Serikat, NHTSA, baru saja meluncurkan proposal kebijakan baru yang berpotensi mengubah wajah industri otomotif global. Lembaga tersebut mengusulkan penghapusan kewajiban pemasangan pedal rem manual pada kendaraan yang dirancang sepenuhnya untuk dikemudikan oleh sistem otomatis atau mobil otonom.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya mempercepat penerapan teknologi kendaraan nirawak di jalan raya Amerika Serikat. Usulan yang diumumkan pada Kamis (25/6) ini secara khusus menyasar kendaraan yang memang sejak awal didesain tanpa memerlukan campur tangan pengemudi manusia.
NHTSA menegaskan bahwa penghapusan pedal manual tidak berarti menghilangkan standar keselamatan pengereman. Setiap kendaraan otonom tetap diwajibkan memenuhi kriteria jarak pengereman yang ketat serta menjalani prosedur pengujian alternatif guna memastikan keamanan penumpang dan pengguna jalan lainnya.
Administrator NHTSA, Jonathan Morrison, menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya memikirkan ulang kerangka regulasi agar Amerika tetap memimpin dalam revolusi teknologi kendaraan sejak era Model T. Menurutnya, mempertahankan pedal rem manual pada mobil yang sepenuhnya otonom justru berisiko menimbulkan bahaya. Penumpang yang bukan pengemudi dianggap bisa saja menyalahgunakan kontrol tersebut, baik secara sengaja maupun tidak.
Kendati pedal rem fisik akan ditiadakan, NHTSA tetap mewajibkan produsen untuk menyediakan mekanisme alternatif bagi penumpang untuk menghentikan kendaraan dalam kondisi darurat. Namun, detail teknis mengenai metode penghentian tersebut diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing pabrikan mobil.
Usulan ini merupakan bagian dari pembaruan kelima di bawah Kerangka Kendaraan Otonom atau AV Framework yang diinisiasi oleh Menteri Perhubungan AS, Sean Duffy. Selama ini, produsen mobil yang ingin menguji atau mengoperasikan kendaraan tanpa kendali manusia harus mengajukan petisi pengecualian dengan batasan 2.500 unit per tahun.
Beberapa raksasa otomotif seperti GM sempat mengajukan petisi serupa untuk mobil tanpa setir atau pedal, meski akhirnya menarik pengajuan tersebut. Di sisi lain, unit otonom milik Amazon, Zoox, juga telah meminta masukan publik terkait rencana pengoperasian ribuan robotaxi khusus tanpa kemudi.
Pemerintah AS kini membuka masa masukan publik terhadap usulan baru ini hingga 27 Juli 2026. Regulasi ini dirancang untuk merobohkan hambatan desain inovatif tanpa mengabaikan aspek keselamatan dasar.
Melalui pendekatan baru ini, NHTSA berharap dapat meningkatkan efisiensi mobilitas, mengurangi angka kecelakaan, serta meminimalkan korban jiwa di jalan raya. Hingga saat ini, aturan tersebut masih berstatus sebagai proposal dan belum diberlakukan secara resmi bagi industri otomotif.











