Perubahan signifikan bakal terjadi di kelas Moto3 mulai musim 2028. Dorna Sports, promotor MotoGP, mengumumkan bahwa balapan Moto3 akan beralih menggunakan mesin berkapasitas 689 cc. Mesin ini akan dipasok oleh Yamaha. Keputusan ini tentu memicu berbagai reaksi dari para pemangku kepentingan di dunia balap motor, termasuk dari Indonesia.
Veda, seorang pengamat dunia balap motor asal Indonesia, memberikan pandangannya terkait rencana besar ini. Menurutnya, perubahan kapasitas mesin di Moto3 ini merupakan langkah strategis yang memiliki tujuan jangka panjang. Ia melihat ini sebagai upaya untuk menjembatani kesenjangan performa antara kelas Moto3 yang saat ini menggunakan mesin 125 cc dua tak, dengan kelas Moto2 yang menggunakan mesin 765 cc.
“Ini adalah sebuah langkah yang sangat bagus, menurut saya. Ada gap yang cukup besar antara Moto3 sekarang dengan Moto2,” ujar Veda saat dihubungi awak media.
Lebih lanjut, Veda menjelaskan bahwa dengan adanya mesin 689 cc, para pembalap muda yang naik kelas dari Moto3 ke Moto2 akan memiliki adaptasi yang lebih mulus. Transisi performa motor yang tidak terlalu drastis akan membantu mereka untuk lebih cepat beradaptasi dan menunjukkan potensi terbaiknya di kelas yang lebih tinggi.
“Dengan adanya motor 689 cc di Moto3, akan lebih mudah buat mereka (pembalap) untuk beradaptasi ke Moto2. Jadi, ketika naik kelas dari Moto3 ke Moto2, tidak terlalu kaget dengan tenaga motornya,” tambahnya.
Peralihan ke mesin 689 cc ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kelas Moto3. Kapasitas mesin yang lebih besar berpotensi menghadirkan persaingan yang lebih ketat dan tontonan yang lebih menarik bagi para penggemar balap motor. Yamaha, sebagai pemasok mesin, tentu akan membawa teknologi dan pengalaman mereka dalam pengembangan mesin balap untuk kelas ini.
Perubahan ini merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan yang dilakukan oleh Dorna Sports untuk memastikan kelas-kelas balap tetap relevan dan kompetitif di masa depan. Keputusan ini juga mencerminkan perkembangan teknologi dalam industri sepeda motor secara umum.
