Monday, 24 August 2026
BREAKING
POLITIK

Retakan 100 Meter di Kawah Gunung Kelimutu Akibat Guncangan Gempa Flores

Oleh Danu Ilham August 24, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Akibat guncangan gempa bermagnitudo 7,7 yang melanda Flores, sebuah retakan sepanjang 100 meter muncul di bibir Kawah I Gunung Kelimutu. Fenomena ini memicu kewaspadaan dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan terhadap kondisi gunung api tersebut.

Retakan yang menganga ini teridentifikasi pada Kawah I Gunung Kelimutu, yang terletak di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Badan Geologi, melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), telah melakukan observasi awal pasca-gempa yang terjadi pada 11 Desember 2018. Gempa tersebut dilaporkan berpusat di laut Flores dengan kedalaman 12 kilometer.

Kepala PVMBG, Kasbani, menjelaskan bahwa retakan tersebut merupakan indikasi adanya pergeseran atau deformasi pada struktur gunung api akibat gempa kuat. “Kami sudah turunkan tim untuk melakukan survei geologi di lokasi. Temuan awal menunjukkan ada rekahan di bibir kawah I Gunung Kelimutu yang panjangnya kurang lebih 100 meter,” ujar Kasbani dalam keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut, Kasbani mengemukakan bahwa meskipun retakan tersebut belum menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan, potensi bahaya tetap ada. “Kami mengingatkan masyarakat, pengunjung, dan pemerintah daerah untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya sekunder, seperti longsoran material di sekitar kawah akibat retakan tersebut,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa monitoring aktivitas Gunung Kelimutu akan ditingkatkan.

Gunung Kelimutu sendiri terkenal dengan tiga kawahnya yang memiliki warna berbeda, yang seringkali berubah-ubah. Fenomena alam ini menjadi daya tarik wisata utama di Kabupaten Ende. Pihak berwenang mengimbau agar aktivitas di sekitar area kawah tetap dibatasi hingga hasil kajian lebih mendalam dikeluarkan oleh PVMBG.

Bagikan: Facebook X WhatsApp