Conor Kennedy, putra dari Menteri Kesehatan Amerika Serikat Robert F. Kennedy Jr., kini masuk dalam daftar buronan internasional Rusia. Kabar ini mengemuka setelah pengumuman dari Kementerian Dalam Negeri Rusia pada Minggu, 19 Mei 2024.
Rusia mengklasifikasikan Conor Kennedy sebagai buronan tanpa merinci alasan spesifik atau tuduhan yang dikenakan kepadanya. Namun, informasi yang beredar mengaitkan namanya dengan keterlibatannya dalam aksi protes di luar Kedutaan Besar Israel di New York pada bulan April lalu.
Menurut laporan dari kantor berita TASS, Conor Kennedy dilaporkan ditangkap pada 7 April 2024 setelah berpartisipasi dalam demonstrasi tersebut. Aksi itu sendiri merupakan bentuk solidaritas terhadap Palestina, di mana para pengunjuk rasa mengkritik dukungan Amerika Serikat terhadap Israel.
Pihak berwenang Rusia belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai detail kasus ini. Namun, masuknya nama Conor Kennedy ke dalam daftar buronan internasional menunjukkan adanya proses hukum yang sedang berjalan atau penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas Rusia terkait individu tersebut.
Conor Kennedy sendiri bukanlah sosok yang asing bagi publik, terutama karena hubungannya di masa lalu dengan penyanyi ternama Taylor Swift. Meskipun demikian, fokus utama saat ini adalah pada statusnya sebagai buronan internasional yang ditetapkan oleh Rusia.
Kementerian Dalam Negeri Rusia secara rutin mempublikasikan daftar individu yang masuk dalam kategori buronan, mencakup berbagai macam tuduhan, mulai dari kriminal hingga politik. Penambahan nama Conor Kennedy ke dalam daftar tersebut menjadi sorotan mengingat posisinya sebagai putra pejabat tinggi di pemerintahan Amerika Serikat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Amerika Serikat maupun keluarga Kennedy mengenai penetapan Conor Kennedy sebagai buronan oleh Rusia.
