Dalam upaya mengubah limbah tekstil menjadi karya seni bernilai tinggi, PURANA berkolaborasi dengan para seniman dalam sebuah inisiatif bertajuk ‘Renjana Perca’. Acara ini secara resmi diluncurkan pada tanggal 15 Januari 2024, menandai debut kolaboratif yang berfokus pada pemanfaatan kain sisa atau yang kerap disebut perca.
Inisiatif ‘Renjana Perca’ tidak hanya sekadar memamerkan keindahan kain perca, tetapi juga mengajak masyarakat untuk melihat potensi luar biasa yang terkandung di dalamnya. Melalui tangan-tangan kreatif para seniman, kain-kain yang tadinya terbuang kini bertransformasi menjadi objek seni yang memukau. Hal ini sejalan dengan filosofi PURANA yang selalu mengedepankan keberlanjutan dan kreativitas dalam setiap karyanya.
Salah satu seniman yang terlibat, Deden Siswanto, mengungkapkan antusiasmenya terhadap proyek ini. Beliau menyatakan, “Setiap helai kain perca memiliki cerita dan potensi yang luar biasa. Melalui ‘Renjana Perca’, kami ingin menunjukkan bahwa limbah tekstil bisa menjadi sumber inspirasi tak terbatas untuk menciptakan karya seni yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki makna mendalam.” Deden Siswanto menambahkan bahwa kolaborasi ini membuka perspektif baru dalam mengolah material yang seringkali dianggap sebelah mata.
Acara yang diselenggarakan di sebuah galeri seni ternama di Jakarta ini menampilkan berbagai macam karya seni yang terbuat dari kain perca. Mulai dari instalasi seni yang megah, hingga karya-karya yang lebih personal seperti pakaian dan aksesori unik. Setiap karya merefleksikan interpretasi masing-masing seniman terhadap material yang digunakan, menunjukkan keragaman gaya dan teknik yang dapat diaplikasikan pada kain sisa.
PURANA, sebagai inisiator acara, berharap ‘Renjana Perca’ dapat menjadi inspirasi bagi industri fashion dan masyarakat luas. “Kami ingin membuktikan bahwa keberlanjutan dan estetika dapat berjalan beriringan,” ujar perwakilan PURANA. “Melalui kolaborasi ini, kami tidak hanya mengurangi limbah tekstil, tetapi juga turut serta dalam memajukan seni rupa kontemporer di Indonesia dengan cara yang inovatif dan bertanggung jawab.”
Proyek ‘Renjana Perca’ ini merupakan bukti nyata bagaimana kreativitas dan kesadaran lingkungan dapat bersinergi. Dengan mengubah kain sisa menjadi karya seni bernilai, PURANA dan para seniman yang terlibat berhasil menciptakan sebuah narasi baru tentang fashion yang lebih berkelanjutan dan artistik.
