PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melaporkan pencapaian penjualan batu bara sebanyak 21,10 juta ton pada semester I-2026. Angka ini menunjukkan kinerja operasional perusahaan dalam memenuhi permintaan pasar komoditas energi.
Pencapaian penjualan yang signifikan ini merupakan hasil dari berbagai strategi yang dijalankan PTBA. Perusahaan terus berupaya mengoptimalkan kapasitas produksi dan efisiensi logistik untuk memastikan ketersediaan pasokan batu bara bagi para pelanggan.
Sepanjang paruh pertama tahun 2026, PTBA tidak hanya fokus pada volume penjualan, tetapi juga pada peningkatan nilai tambah dari komoditas yang dihasilkan. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian.
Dalam keterangan resminya, Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menyatakan, “Kami bersyukur atas pencapaian ini. Angka 21,10 juta ton adalah bukti kerja keras seluruh tim dan dukungan dari para pemangku kepentingan. Kami akan terus berinovasi dan menjaga keunggulan operasional kami.”
Lebih lanjut, Arsal Ismail menambahkan, “Fokus kami ke depan adalah bagaimana kita bisa meningkatkan nilai dari setiap tonase yang kita jual, baik melalui diversifikasi produk maupun melalui peningkatan efisiensi di seluruh rantai pasok.”
PTBA sendiri merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor pertambangan batu bara. Perusahaan ini memiliki sejarah panjang dan rekam jejak yang kuat dalam industri energi nasional.
