Demonstrasi besar-besaran yang dipimpin oleh gerakan Cockroach Janta Party di India memuncak pada bentrokan sengit dengan aparat kepolisian. Massa tetap teguh pada tuntutan utama mereka: pengunduran diri Menteri Pendidikan.
Ketegangan memuncak pada Senin, 22 April 2024, ketika ribuan demonstran berkumpul di New Delhi. Awalnya, aksi berjalan damai, namun situasi berubah memanas ketika polisi berusaha membubarkan massa yang dianggap menghalangi akses jalan. Kericuhan tak terhindarkan, mengakibatkan sejumlah korban luka di kedua belah pihak.
Menurut laporan saksi mata dan petugas kepolisian, bentrokan terjadi di beberapa titik strategis di ibu kota. Petugas keamanan terpaksa menggunakan gas air mata dan semprotan merica untuk mengendalikan situasi yang semakin ricuh. Beberapa demonstran dilaporkan melemparkan batu dan benda lainnya ke arah polisi.
Koordinator Cockroach Janta Party, Anil Kumar Sharma, dalam sebuah pernyataan pasca-bentrokan menegaskan bahwa aksi protes akan terus berlanjut hingga tuntutan mereka dipenuhi. “Kami tidak akan berhenti sampai Menteri Pendidikan mundur dari jabatannya. Skandal yang melibatkan beliau terlalu besar untuk diabaikan,” ujar Sharma.
Pihak kepolisian sendiri mengklaim telah melakukan upaya persuasif sebelum akhirnya mengambil tindakan tegas. “Kami sudah memperingatkan berkali-kali agar demonstran membubarkan diri dan tidak mengganggu ketertiban umum. Namun, mereka tidak mengindahkan peringatan kami,” kata juru bicara kepolisian Delhi, Inspector Rakesh Singh.
Kondisi korban yang terluka, baik dari kalangan demonstran maupun aparat, masih dalam pantauan. Beberapa dilaporkan mengalami cedera ringan, sementara yang lain memerlukan perawatan medis lebih lanjut. Belum ada angka pasti mengenai jumlah total korban luka yang dirilis secara resmi.
Protes ini merupakan kelanjutan dari serangkaian aksi yang telah dilakukan oleh Cockroach Janta Party dalam beberapa pekan terakhir. Gerakan tersebut menyuarakan kekecewaan dan kemarahan publik terhadap dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang diduga melibatkan Menteri Pendidikan.
Situasi di New Delhi dilaporkan masih tegang pasca-bentrokan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menghindari area demonstrasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut.
