Kontroversi mewarnai dunia K-Pop, khususnya terkait kehadiran aktor ternama Kim Soo-hyun dalam dua acara penghargaan bergengsi di Korea Selatan. Aksi ini sontak memicu gelombang protes dari para penggemar internasional yang menyuarakan ketidakpuasan mereka melalui media sosial.
Para penggemar internasional merasa bahwa Kim Soo-hyun tidak seharusnya menerima undangan atau tampil di ajang penghargaan tersebut. Alasan utama di balik protes ini adalah dugaan keterlibatan Kim Soo-hyun dalam sebuah skandal yang belum terselesaikan. Meskipun detail skandal tersebut tidak diungkapkan secara rinci oleh para pengunjuk rasa, namun sentimen penolakan terhadap kehadirannya begitu kuat.
Salah satu platform yang menjadi pusat protes adalah X (sebelumnya Twitter). Tagar seperti #KimSooHyunOut dan #BoycottKimSooHyun ramai dibicarakan. Para penggemar dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Amerika Serikat, secara aktif berpartisipasi dalam kampanye ini. Mereka menyebarkan pesan penolakan dan mendesak pihak penyelenggara acara untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka.
Seorang penggemar asal Indonesia, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya, menyatakan kekecewaannya. “Kami berharap acara penghargaan ini menjadi wadah apresiasi yang bersih dan adil. Kehadiran aktor yang tersangkut masalah seperti ini jelas merusak citra acara tersebut,” ujarnya dalam sebuah unggahan.
Protes ini tidak hanya berhenti pada ungkapan kekecewaan. Beberapa penggemar juga mengancam akan memboikot acara tersebut dan produk-produk yang terkait dengan Kim Soo-hyun jika tuntutan mereka tidak diindahkan. Mereka berpendapat bahwa industri hiburan Korea Selatan seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan akuntabilitas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Kim Soo-hyun maupun penyelenggara acara penghargaan tersebut belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi yang terjadi. Namun, gelombang protes dari penggemar internasional ini menunjukkan betapa sensitifnya publik terhadap isu-isu etika dalam dunia hiburan.
