Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik sebanyak 1.177 taruna Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol) menjadi perwira TNI dan Polri. Upacara bersejarah ini dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada hari ini, menandai puncak dari pendidikan mereka.
Ke-1.177 perwira muda ini terdiri dari lulusan terbaik dari berbagai matra TNI dan Polri, yang telah menyelesaikan pendidikan komprehensif mereka. Presiden Prabowo Subianto dalam amanatnya menekankan pentingnya peran mereka dalam menjaga kedaulatan negara dan ketertiban masyarakat.
Dalam upacara tersebut, penghargaan bergengsi Adhi Makayasa dianugerahkan kepada lulusan terbaik yang menunjukkan prestasi akademis dan kepemimpinan luar biasa selama masa pendidikan. Penghargaan ini menjadi simbol keunggulan dan dedikasi.
Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para taruna yang telah menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik. “Kalian adalah garda terdepan bangsa dan negara. Saya percaya kalian akan menjalankan tugas dengan profesionalisme, integritas, dan keberanian,” ujar Presiden Prabowo saat memberikan sambutan. Beliau juga mengingatkan para perwira baru untuk senantiasa menjaga amanah rakyat dan beradaptasi dengan dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Kapolri, serta keluarga besar para perwira yang baru dilantik. Suasana haru dan bangga menyelimuti Istana Negara saat para perwira muda mengucapkan sumpah jabatan dan menerima pangkat pertama mereka sebagai perwira TNI dan Polri.
